oleh

Umat Muslim dan Hindu Gelar Pawai Takbiran di Bali

Denpasar, LN – Rayakan Idul Fitri 1440 Hijriah, umat muslim dusun Kepaon kecamatan Denpasar Selatan, Bali menggelar pawai obor malam takbiran bersama umat hindu Selasa (04/06/2019) malam. Tradisi tahunan ini ikut dimeriahkan oleh umat hindu bali dengan musik tradisional baleganjur, sebagai bentuk toleransi antar umat beragama di Pulau Dewata.

“Alhamdulilah tradisi tahunan ini teman-teman non muslim ikut bergembira setiap idul fitri. Yang sudah bergabung memeriahkan malam takbiran selama ini kira-kira 6 banjar yaitu banjar Dukuh, banjar Gunung, banjar Sakah, banjar Dalem, banjar Kusumasari dan banjar Glogorcarik. Mudah-mudahan tahun depan ini kita mintakan kesediaan teman-teman banjar Jaba Jati untuk ikut berpartisipasi. Insyaallah, teman-teman non muslim antusias ikut seperti kita juga di sini setiap pelaksanaan hari raya nyepi kita juga selalu antusias untuk ikut bertoleransi dalam kebersamaan ini”, ujar Kepala Dusun Kepaon, Muhamad Sarah dalam sambutan sebelum pembukaan pawai.

Kampung Islam Kepaon merupakan salah satu banjar yang berada di kawasan Desa Pemogan. Setiap banjar yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, bergantian setiap tahun saat malam takbiran menampilkan kesenian baleganjur.

Hadir dalam pembukaan pawai, Raja Puri Pemecutan Anak Agung Ngurah Manik Parasara, yang bergelar Ida Cokorda Pemecutan XI. Puri Pemecutan adalah pemegang kekuasaan Kerajaan Badung. Hubungan persaudaraan antara Hindu dan Islam ini telah berjalan selama ratusan tahun. Persaudaraan tersebut bermula saat leluhur Puri Pemecutan, Gusti Ayu Made Rai, dinikahi oleh Pangeran Cakraningrat IV dari Madura, yang beragama Islam.

Setelah menikah, Gusti Ayu Made Rai menjadi mualaf, kemudian dikenal dengan nama Raden Ayu Siti Khodijah. Ratusan tahun yang lalu para leluhur Kampung Islam Kepaon adalah prajurit perang Kerajaan Badung.

Turut hadir dalam pembukaan pawai, Camat Denpasar Selatan, I Wayan Budha, Kepala Desa Pemogan, Gede Wiryanata, Tokoh masyarakat, Haji Abdul Hadi, Wakapolsek Denpasar Selatan, Rusiah dan Kepala dusun kampung islam kepaon, Muhammad Asmara. (Boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya