oleh

Kopi Plaga Bali Tembus Pasar Starbucks

Badung, LNN – Petani Kopi Semanik Sari Desa Plaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung Bali, berhasil mengirim hasil panen kopinya ke Gudang Starbucks, Kota Gresik, Jawa Timur. Pengiriman ini dilakukan, setelah para petani diedukasi tim Koperasi Nasional, Kementian Koperasi, dengan memfasilitasi para petani untuk menjual hasil kopi dengan harga 100 ribu perkilogram.

“Kami hanya membuka jaringan pasar bagi petani kopi Bali. Sebelumnya pengiriman kopi Plaga ke pergudangan starbucks Gresik Jawa Timur, kami bawa juga kepala Subak Semanik Sari, Desa Pelaga, I Ketut Sudi yang selama ini mengumpulkan masyarakat petani untuk diedukasi dan didampingi tim Koperasi Nasional” papar Ketua Koperasi Nasional, Reza Fabianus.

Para petani kopi Banjar Semanik Sari, Desa Plaga, kini mulai tersenyum setelah kopi hasil kebun mereka menembus pasar Starbucks. Meskipun melalui tahapan proses edukasi dan sirtasi yang panjang, namun kesabaran mereka akhirnya perlahan membuahkan hasil setelah difasilitasi dan diedukasi oleh tim Koperasi Nasional yang rela menginap bersama masyarakat di Desa Pelaga.

Baca Juga: Dikunjungi Tim Kopnas, Pemilik UKM Kopi Leworok Menangis

Reza Fabianus mengatakan, para petani kopi saat ini terus mempersiapkan hasil panen untuk pengiriman selanjutnya, sehingga para petani saat ini sedang melakukan sortasi atau pemilihan biji kopi. Tim Kopnas membawa serta petani langsung ke gudang Satrbucks, agar memahami kualitas kopi yang dibutuhkan pasar.

“Sehingga petani memahani langsung bagaimana menghasilkan kopi terbaik untuk dijual dengan harga tinggi. Karena harga jual di starbucks mencapai 100 ribu per kilogram dengan analisis cacat fisik biji kopi maksimal 15 persen” pungkas. (Boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya