oleh

Waspada Wisata di Broken Beach Nusa Penida, Seorang Wisatawan Terpeleset 40 Meter

Denpasar, Lintasnusanews.com – Broken beach merupakan salah satu destinasi favorit para wisatawan yang berlibur ke Nusa Penida Bali. Pantai yang memiliki pesona dan spot foto yang menarik ini, terkadang membuat wisatawan mengabaikan keselamatan hanya untuk mendapatkan hasil foto yang maksimal.

Pantai ini terbilang unik, karena dikelilingi tebing yang belubang di tengahnya. Sehingga pemandangan yang indah menjadi idaman para wisatawan untuk mengabadikan kenangan liburan.

Namun anda perlu waspada saat hendak mengabadikan momentum liburan, karena musibah bisa saja menimpa saat keasyikan berfoto ria. Nasib na’as menimpa seorang wisatawan bernama Alvalindo Kesanda, warga negara Indonesia.

Wisatawan ini terjatuh dari tebing sekitar 40 meter di Broken Beach, Nusa Penida pada Senin (21/11/2022) pagi sekitar pukul 09.30 Wita. Basarnaa Bali menyebutkan, korban terpeleset dan jatuh saat sedang foto dengan cara bersalto.

“Kami terima laporan pada pukul 10.00 Wita dari bapak Gede Pasek. Dikatakan saksi matanya adalah pemandu wisata. Korban berfoto dengan gaya salto,” ungkap Kepala Basarnas Bali, Gede Darmada,Senin (21/11/2022).

Berdasarkan laporan pemandu wisata di lokasi, tim Basarnas Bali mengirimkan tim ke tempat kejadian perkara (TKP). Evakuasi korban sempat mengalami kendala karena tinggi gelombang di Broken Beach Nusa Penida.

“Tim dari unit siaga SAR Nusa Penida sudah berupaya menuju lokasi menggunakan RIB. Namun tidak bisa mengakses posisi korban. Karena satu-satunya jalan terhalangi ombak. Akhirnya dua personil diturunkan menggunakan tali,” jelas Darmada.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim Basarnas Bali dari Broken Beach Nusa Penida pada, Senin (21/11/2022) siang sekitar pukul 15.15 Wita.

Personil SAR yang diturunkan melalui darat melewati semak-semak di antara tebing dengan membawa tandu. Setelah mendapatkan penanganan awal untuk mengurangi pendarahan pada cedera kaki dan tangan, korban ditarik ke atas dengan menggunakan tandu.

“Sesampainya diatas, korban segera dievakuasi ke Klinik Nusa Medika dengan menggunakan ambulance untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” jelas Darmada.

Penulis/Editor: Ambros Boli Berani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya