oleh

Kebakaran Hutan Lereng Gunung Ile Mandiri Mencapai 110 Hektar

Larantuka, LNN – Kebakaran hutan kawasan lereng Gunung Ileng Mandiri yang terjadi sejak Senin (16/09/2019) lalu, mencapai 110 hektar. Hingga hari ketiga Rabu (18/09/2019), sejumlah titik api masih terlihat di kawasan lereng gunung sehingga Bupati Flores Timur, Anton Gege Hadjon menghimbau masyarakat tidak menganggap sepeleh karena bisa berdampak pada erosi dan Banjir.

“Area yang terbakar saat ini sekitar 110 hektar dan itu berada dalam wilayah Kelurahan Amagarapati dan sedikit di Kelurahan Pohon Bao. Dan sejak kejadian hari itu, kita sudah gerakan tenaga dari Bencana Alam, bekerjasama dengan Pol PP, kepolisian dan TNI Polri untuk memadamkan,” ungkap Bupati, Rabu (18/09/2019).

Sejumlah langkah cepat dilakukan Pemda Flotim dengan tujuan membuat jalur api, namun sejumlah titik petugas mengalami kesulitan karena kondisi lokasi yang terjal dan sulit dijangkau petugas. Hal ini untuk menjaga keselamatan tim pemadam yang diterjunkan ke lokasi sejak Senin (16/09/2019) lalu.

“Mungkin kondisi yang berat itu sehingga kemarin memang belum bisa memadamkan api dan hari ini juga tadi pagi sudah turun lagi. Bahkan hari pertama itu kita punya tenaga sampai dengan jam 11 malam dan tadi malam masih ada juga yang diatas dan berusaha memadamkan api,” jelas Bupati.

Bupati berharap, masyarakat yang sering membuka lahan baru dengan cara membakar harus dihentikan untuk mengantisipasi terjadi kebakaran. Karena dampak kebakaran bisa mengakibatkan terjadi erosi dan banjir pada musim hujan.

“Karena ini musim kemarau panjang dan rumput sudah pada mengering. Musim ini juga musim orang buka kebun sehingga masyarakat saya himbau untuk memperhatikan jadi bukan dengan sistim membakar. Ketika kebakaran itu terjadi kan hujan turun pasti yang sangat potensi itu terjadi erosi karena tidak ada peresapan lagi dan tidak ada lagi tanaman yang menampung dan menahan air yang ada. Kita beharap itu tidak terjadi,” himbau Bupati. (ED/ Boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya