oleh

Elizabeth Natalia Prawitasari Terpilih Jadi Ketua WKRI Bali-NTB

Denpasar, LNN – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Daerah Bali-NTB, menggelar Konferensi Daerah (Konferda) ke-5 di Rumah Retret Karmel, Baturiti, Bali pada tanggal 18 – 19 Januari 2020. Konferda yang dihadiri 82 utusan dari 15 Cabang itu memilih Natalia Prawitasari sebagai Ketua Presidium periode 2020-2025, menggantikan Erna Kusuma dengan meraih mayoritas suara peserta Konferda.

Uskup Denpasar, Mgr Dr. Silvester San mengapresiasi tema Konferda V dengan tema “Merawat NKRI dan Kebhinekaan Melalui Aksi Nyata Dalam Masyarakat Majemuk” karena manusia hidup berdampingan dalam suasana persaudaraan. Uskup berharap WKRI bisa mengaplikasikan tema ini dalam program kerjanya di masyarakat dalam kehidupan menggereja dan bernegara.

“Merawat NKRI dan Kebhinekaan Melalui Aksi Nyata Dalam Masyarakat Majemuk, sangat relevan dengan Deklarasi Abu Dhabi tentang Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Berdampingan yang ditandatangani oleh Bapa Suci Paus Fransiskus dan Sheikh Ahmat al-Tayeb, Imam Besar Al Azhar di Abu Dhabi awal tahun lalu,” ungkap Uskup dalam sambutannya.

Keppress DPP WKRI, Justina Rostiawati tengah melantik Caecilia Lilyani Singgih SE (Presidium II), dr Anastasia Setiawati Hartawan (Presidium I), Elizabeth Natalia Prawitasari (Ketua Presidium). Foto: Istimewa

Ketua Presidium Elizabeth Natalia Prawitasari dalam sambutannya mengajak semua perempuan Katolik agar menjadikan WKRI sebagai wadah yang tepat untuk menggunakan talentanya dan berjalan bersama-sama mengusung visi dan misi WKRI dalam berkontribusi kepada masyarakat sebagai mitra Gereja Katolik melalui program-program kerja yang telah disepakati dalam Konferda.

“Mari kita jadikan WKRI sebagai wadah untuk meningkatkan SDM melalui kegiatan nyata secara internal maupun eksternal untuk menangkal radikalisme dan fundamentalisme, mengimplementasikan hidup beretika dan berakhlak mulia sejak usia dini-dewasa dari segala elemen melalui kegiatan nyata yang realistis dan mengkampanyekan “Peduli Lingkungan Hidup” baik secara internal maupun eksternal,” ungkap pegiat sosial yang akrab disapa Icha ini.

Turut hadir dalam Konferda ke-5 diantaranya; Uskup Denpasar, Mgr Dr. Silvester San; Ketua Presidium Dewan Pengurus Pusat WKRI, Justina Rostiawati. Sementara Gubernur Provinsi Bali, diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Pererekonomian, Drh. Luh Ayu Aryani dan Ketua BKOW Provinsi Bali, diwakili oleh Sekretaris Umum, Ida Ayu Maharatni. Selain itu, turut hadir Ketua Ormas Katolik Ikatan Sarjana KAtolik (ISKA) Bali, Komang Purnama. (Boy/Tim) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya