oleh

Transmisi LokaL Covid19 Meningkat, Bupati Sikka Liburkan Sekolah dan Batasi Jam Pesta

Maumere, Lintasnusanews.com – Bupati Sikka NTT Fransiskus Roberto Diogo instruksikan liburkan sekolah dan pembatasan jam pesta, karena terjadi peningkatan transmisi lokal kasus Covid19 di wilayah itu. Bupati meminta warga menghindari kerumunan jam penyelenggaraan pesta dalam bentuk apapun dan meliburkan sekolah selama 10 hari ke depan.
“Dengan adanya peningkatan transmisi lokal Covid19 di Sikka, maka semua acara pesta dibatasi hingga pukul. 18.00 Wita. Demikian halnya sekolah diliburkan hingga 10 hari kedepan,” tegas Robi saat rakor pemda dan Forkompinda Sabtu (29/11/2020) di Maumere.
Sementara Kapolres Sikka AKBP Sajimin mengatakan, dalam upaya menekan transmisi lokal Covid19 perlu ketegasan dan keseriusan pemerintah. Menurut Sajimin, ASN juga perlu terlibat aktif dalam memberikan pemahaman terhadap masyarakat terutama kerumunan orang pada saat pesta.
“Pemerintah harus tegas untuk mencegah kerumunan orang saat pesta. Polisi juga akan melakukan tindakan tegas membubarkan setiap kerumunan orang yang rentan terjadi penularan Covid19,” tegas Sajimin.
Hal senada juga disampaikan Kajari Maumere Fahmi SH. Menurutnya, ketegasan pemerintah daerah diperlukan dalam upaya pencegahan kerumunan orang. Oleh karena itu sebelum dilakukan tindakan pembubaran oleh aparat, harus didahului dengan imbauan atau instruksi oleh pemerintah.
“Kalau membubarkan masa saat acara pesta akan sangat sulit sebelum adanya instruksi oleh pemerintah. Aparat akan bertindak tegas mengikuti instruksi pemerintah,” ujar Fahmi.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Sikka Petrus Herlimus mengatakan, dengan adanya kesepakatan bersama pemerintah dan Forkompinda maka perintah bupati liburkan sekolah akan ditindaklanjuti. Selain itu, pembatasan jam pesta dan kegiatan ekonomi mengikuti standar protokoler kesehatan. Bagi warga yang melanggar, akan ditindak tegas.
“Warga Sikka jangan lengah. Instruksi bupati harus diikuti agar bisa menekan transmisi lokal Covid19. Bupati juga sudah sampaikan kepada pihak kepolisian untuk membubarkan setiap kerumunan orang terutama saat pesta dan tempat hiburan malam,” ujarnya. (rel/boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya