oleh

Jaring 31 Pelanggar Prokes, Tim Yustisi Berikan Sanksi Denda dan Push Up

Denpasar, Lintasnusanews.com – Tim Yustisi Kota Denpasar kembali jaring 31 orang pelanggar protokol kesehatan (Prokes) dalam operasi penertiban PPKM level dua Senin (25/10/2021). Penertiban digelar di Jalan Gunung Agung, Gunung Sanghyang, Tangkuban, Denpasar Barat.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengaku, penertiban kali ini menjaring lebih banyak warga yang tidak menggunakan masker. Dari 31 orang pelanggar, 21 orang didenda Rp100 ribu sesuai Pergub Bali dan Perwali, sementara 10 orang lainnya disanksi push up.

Hal ini menunjukan penurunan disiplin masyarakat pada protokol kesehatan (Prokes) Covid19. Oleh karena itu, petugas terus melakukan penertiban di jalan dan titik kerumunan termasuk sejumlah pasar tumpah.

“Dari sekian pelanggar sebanyak 10 orang di berikan pembinaan, karena salah menggunakan masker. Didenda 21 orang karena tidak menggunakan masker. Seperti pelanggar sebelumnya kami juga memberikan sanksi di fisik berupa push up di tempat,” ungkap Sayoga.

Menurut Sayoga, tim yustisi mengingatkan masyarakat selalu menggunakan masker dengan benar, menghindari kerumuan dan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer. Menurutnya tim yustisi terus bergerak siang dan malam jaring pelanggar prokes dan diedukasi.

“Dalam upaya menekan penularan Covid19 dan mencapai zona hijau. Memperketat penertiban protokol kesehatan. Sembari mengingatkan masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan. Dengan demikian penularan Covid19 bisa terus terkendali,” tuturnya.

Sementara Juru Bicara Satgas Penanganan Covid19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai mengaku, saat ini jumlah kasus positif Covid19 menurun. Namun masyarakat harus patuhi Prokes dan waspada ancaman varian baru.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama. Tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid sewaktu-waktu bisa kembali meningkat. Sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat,” kata Dewa Rai.

Penulis/Editor: Ambros Boli Berani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya