oleh

Antisipasi Penyebaran Covid19 di Denpasar, Petugas Tertibkan Administrasi Penduduk Non Permanen

Denpasar, Lintasnusanews.com – Mengantisipasi penularan Covid19 di Kota Denpasar Bali, petugas Desa Dangin Puri Kaja Kecamatan Denpasar Utara tertibkan penduduk non permanen. Petugas mengedukasi warga agar taat protokol kesehatan (Prokes) dan mengikuti program vaksinasi.

Perbekel (kepala) Desa Dauh Puri Kaja, I Gusti Ketut Sucipta mengatakan, kegiatan penertiban ini untuk mengingatkan warga agar selalu tertib administrasi. Selain itu warga diminta selalu memakai masker dengan benar, menjaga jarak sosial dan selalu mencuci tangan.

Menurutnya, kegiatan ini juga mengedukasi warga yang belum mempunyai E-KTP agar segera mengurus perekaman E-KTP. Selanjutnya warga yang belum mempunyai Akte Kelahiran agar segera mengurus terutama anak balita.

Dalam penertiban penduduk non permanen, petugas mendata sebanyak 119 warga di Kelurahan Dangin Puri Kaja Denpasar Utara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 orang memiliki E-KTP Bali dan yang ber E-KTP luar Bali sebanyak 94 orang.

“Kami harapkan dengan kegiatan Pendataan Penduduk ini bisa mengedukasi warga. Untuk tertib administrasi dan kedepannya Desa Dauh Puri Kaja menjadi kondusif, aman dan nyaman,” ungkapnya. Disamping itu karena saat ini masih dalam masa pandemi covid 19, pihaknya juga meminta masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan,” Selasa (25/10/2021) malam.

Sementara itu, Tim Yustisi Kota Denpasar kembali menjaring 22 orang pelanggar prokes saat melakukan penertiban di Jalan Waturenggong dan Jalan Tukad Irawadi, Kelurahan Panjer, Selasa (26/10/2021) malam.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga menjelaskan, 16 orang diberikan pembinaan karena salah menggunakan masker. Sementara 6 orang lainnya didenda Rp100 ribu karena tidak menggunakan masker.

Sayoga menuturkan, warga yang terjaring umumnya memberikan alasan jarak tempuh tidak jauh dari rumahnya. Oleh karena itu, sebagai efek jera diberkan sanksi push up di tempat.

“Untuk menekan penularan Covid19 kami harus berikan tindakan tegas. Dengan mematuhi protokol kesehatan diharapkan penularan Covid19 dapat ditekan. Dan Kota Denpasar menjadi zona hijau dan perekonomian segera pulih,” ujarnya.

Penulis/Editor: Ambros Boli Berani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya