oleh

Bibit Kelor Belum Dibayar Dirjen Perkebunan, Petani Pulau Solor NTT Sandra 5 Truk Pupuk Kelor

Larantuka, Lintasnusanews.com – Puluhan petani Desa Balaweling II, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur NTT menyandra 5 truk yang mengangkut pupuk kelor. Aksi Kelompok Tani (Poktan) Pembibitan Tanaman Kelor ini sebagai aksi protes karena bibit tanaman kelor belum dibayar oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian.

“Benar adanya penahanan lima truk yang memuat pupuk untuk program penanaman kelor di Desa Balaweling,” ungkap Kadis Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Flores Timur, Sebas Sina Kleden, Jumat (14/01/2022).

Sebas menuturkan, 5 truck yang memuat pupuk organik tersebut merupakan program pengembangan tanaman kelor di desa tersebut. Aksu ini merupakan bentuk kekesalan dan protes yang terjadi pada Rabu 13 Januari sekitar pukul 20.45 WITA.

Kadis Kleden menjelaskan, aksi protes itu dipimpin oleh Robert Ledor yang sebelumnya diminta Dirjen Perkebunan untuk menyediakan bibit kelor. Namun, bibit kelor yang sudah disiapkan masyarakat belum dibayar karena gagal lelang.

Sementara pupuk yang datang merupakan paket lain menang lelang di Dirjen Perkebunan untuk program tanaman kelor di Kabupaten Flores Timur. Pupuk tersebut sebelumnya sudah berada di Kupang sebelum hari raya Natal.

Pupuk organik yang sempat ditahan sebanyak 125 Ton adalah pupuk granul (POG) MS-Muji Syukur diproduksi CV. Mitra Agro Sentosa Jombang, Jawa Timur.

Karena merasa dirugikan karena 250.000 bibit kelor belum dibayar, warga Pulau Solor menyandra lima truck pengangkut pupuk 125 ton.

Menurut Kadis, Dirjen Perkebunan berjanji segera melakukan lelang pembibitan kelor dan pembayaran akan dilakukan pada 22 Januari 2022 mendatang.

Robert Ledor bersama Kelompok Petani di Desa Balaweling mengijinkan pembongkaran pupuk dengan catatan BAST (Berita Cara Serah Terima) ditahan. Mereka meminta Kadis Perkebunan dan Peternakan selaku tim teknis pemerikaa SK dari Kementerian tidak menandatangani BAST sampai adanya kejelasan pembayaran bibit. (pkl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya