oleh

Bandara Ngurah Rai Bali Gelar Ramp Check Ground Handling

Denpasar, Lintasnusanews.com – Dalam rangka persiapan menghadapi event internasional Presidensi G20, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menggelar Ramp Check Ground Service Equipment (GSE). Pengecekan ini dilakukan Manajemen PT Angkasa Pura I Ngurah Rai Bali bersama Otoritas Bandara Wilayah IV.

Sasaran pengecekan Pushback Car, Belt Conveyor Loader, High Lift Loader, Baggage Towing Tractor, dan Apron Passenger Bus. Sementara untuk Ground Handling yang dilakukan pengecekan yaitu PT Gapura Angkasa, EAS Airport Service, JAS Airport Service, AFM Aviasi, Sari Rahayu Biomantara, dan Karisma Flight Support.

“Mempersiapkan operasional yang sudah mulai normal dan menyambut sejumlah kegiatan Internasional. Salah satunya yaitu G20. Pengecekan kelaikan peralatan operator GSE. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan yang diberikan dapat sesuai standar,” ungkap GM PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Herry A.Y Sikado, Rabu (05/04/2022).

Personil yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah AMC, Avation Security dan ARFF  bersama Otban Wilayah IV sehingga total 33 orang. Jumlah GSE yang dilakukan pemeriksaan 42 dan pemeriksaan kelengkapan izin 18 personil operator GSE.

“Artinya bukan hanya hari ini saja. Pemeriksaan dari total keseluruhan GSE yang beroperasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali adalah 1.326,” ungkap Herry.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin agar tingkat layanan yang diberikan sesuai harapan para pengguna jasa. Selanjutnya akan dilakukan pemberian sticker G20 untuk kendaraan yang telah laik operasi.

“Peranan Ground Handling dalam mendukung kelancaran operasional Airlines sangat dibutuhkan dengan dukungan peralatan yang baik. Sehingga kegiatan Ramp Check GSE ini penting untuk terus dilakukan,” ujarnya.

Herry juga meminta seluruh Ground Handling agar memastikan seluruh peralatan layak saat beroperasi.

“Seluruh Ground Handling mempersiapkan peralatannya sebaik mungkin. Saya berharap, lebih siap secara operasional. Ditambah dengan penerbangan internasional yang sudah mulai tumbuh sejak bulan Februari,” katanya.

Berdasarkan data hingga 5 April 2022 jumlah penumpang yang dilayani ada sebanyak 45.556 penumpang datang maupun berangkat. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya