oleh

Ingin Mudik Lebaran 2022 Naik Pesawat? Simak Syarat Perjalanan Udara

Denpasar, Lintasnusanews.com – Penumpang pesawat yang ingin mudik Lebaran 2022 syarat nya wajib mengantongi surat keterangan vaksin booster maupun dosis pertama dan kedua. Sementara penumpang yang memiliki kormobid, wajib menunjukkan surat keterangan dokter.

Menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Perhubungan No. 36 tahun 2022, Manajemen Angkasa Pura I Ngurah Rai Bali memfasilitasi calon penumpang untuk vaksin gratis jenis Sinovac dan AstraZeneca.. Vaksin gratis kerjasama dengan Karantina Kesehatan Pelabuhan ini digelar sejak tanggal 07 April lalu, hingga H-7 Lebaran.

Vaksinasi gratis digelar di terminal keberangkatan domestik Bandara Ngurah Rai Bali setiap hari mulai pukul 09.00 – 15.00 WITA.

Humas Angkasa Pura I Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira mengatakan, SE Kemenhub No.36 tahun 2022 mulai diberlakukan. Oleh karena itu, calon penumpang yang hendak mudik harus mengikuti syarat perjalanan udara.

“Surat Edaran Kemenhub sudah berlaku sejak tanggal 05 April. Syarat perjalanan udara, penumpang yang sudah booster bebas antigen maupun RT-PCR. Kalau baru sekali vaksin, wajib PCR. Nah mereka yang dua kali vaksin wajib tunjukkan hasil tes Antigen atau PCR,” ungkap Taufan.

Menurutnya, syarat penumpang pesawat ini juga kebijakan pemerintah dalam menerapkan syarat mudik Lebaran 2022. Para penumpang yang belum vaksin karena alasan kormobid, wajib membawa surat keterangan dokter.

“Penumpang yang tidak ada surat vaksin karena memiliki kormobid, wajib menujukkan surat keterangan dokter,” ujarnya.

Sementara General Manager PT. Angkasa Pura I Ngurah Rai Bali, Herry A.Y.Sikado menjelaskan, vaksinasi gratis yang digelar Angkasa Pura I demi meningkatkan pelayanan untuk pengguna jasa pesawat udara.

“Adapun persyaratan yaitu WNI, KTP atau Kartu Keluarga atau KIA. Vaksinasi dilakukan H-1 keberangkatan. Minimal berusia 6 tahun dan vaksin booster minimal 18 tahun dan memiliki undangan vaksinasi dari aplikasi PeduliLindungi,” jelas Herry.

Herry berharap, penyediaan layanan vaksinasi ini dapat memudahkan perjalanan pengguna jasa Bandara Ngurah Rai Bali.

“Dan meningkatkan jumlah masyarakat yang telah di vaksinasi sesuai target pemerintah,” ujarnya. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya