oleh

Rayakan 25 Tahun Imamat, Imam Keuskupan Denpasar Gelar Operasi Katarak Gratis di Flores Timur

Larantuka, Lintasnusanews.com – Sosok Romo Evensius Dewantoro Daton, Pr atau akrab disapa Romo Venus tidak asing bagi warga Pulau Dewata Bali. Imam Keuskupan Denpasar ini satu-satunya tokoh Katolik yang menyapa Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud dengan sapaan “Ahlan wa sahlan, Ya Malik,” di Bandara Ngurah Rai Bali, Sabtu 14 Maret 2017 lalu.

Saat ini Romo Venus mengabdi bagi gereja lokal Keuskupan Denpasar dengan menjabat Pastor Paroki Fransiskus Xaverius yang terletak di kawasan wisata Kuta Bali. Imam yang dithabiskan pada 13 Juni 1986 silam ini, merupakan putra sulung pasangan Petrus Belawa Daton dan Maria Leto Welan, asal Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri, Flores Timur, NTT.

Meskipun 25 tahun karya pengabdian jatuh pada tahun 2021 lalu, namun Romo Venus memilih merayakan pesta perak imamat tahun 2022. Karena tahun lalu, jumlah kasus Covid19 sedang tinggi dan tidak bisa mengumpulkan orang dalam jumlah banyak.

Menggandeng Komunitas Cinta Kasih (KCK) Denpasar, Romo Venus menggelar operasi katarak gratis, pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis di Larantuka. Mantan Pastor Paroki Nusa Dua itu juga menggandeng sejumlah komunitas lainnya yakni, John Fawcett Foundation Giving Gift of Sight, Nine People Links Foundation, Perdami (Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia).

“Karya sosial ini terbuka untuk seluruh umat dan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan. Dan sebagai imam yang sudah 25 tahun menjadi momentum berbagi syukur. Tentu kegiatan didukung banyak pihak,” kata Romo Venus Daton. Sabtu (07/05/20220 di Larantuka.

Romo Venus: Mari Kita Saling Berbagi Kesulitan Hidup

Karya pelayanan sosial ini digelar di Kantor Pusat Biara Susteran Putri Renya Rosari (PRR) Lebao sejak tanggal 7 hingga 11 Mei 2022. Menurutnya, pesta perak imamatnya kali ini juga dirayakan bersama dua orang rekan imam lainnya. Sasaran pasien operasi katarak diprediksikan mencapai 3000 orang, sementara kacamata gratis sekitar 2500 unit, juga obat-obatan

“Pesta Perak Imamat sudah tahun 2021 lalu. Pada waktu merencanakan 25 Tahun Imamat, saya mendapat masukan dari Komunitas Cinta Kasih Keuskupan Denpasar. KCK mengusulkan kalau kita melakukan operasi katarak di Larantuka. Saya mengiyakan. Pesta perak bukan saya sendiri. Karena ada Romo Thomas Darang Labina, Pr dan Romo Marsel. Kami bertiga dithabiskan pada 13 Juni 1986,” tutur Romo Venus.

Pastor yang pernah menjalani studi di Dar Comboni for Arabic Studies Cairo bidang Bahasa Arab itu mengaku, umat manusia harus saling berbagi kesulitan hidup. Oleh karena itu, mengilhami pertemuan Yesus Kristus dengan Bartimeus, Romo Venus ingin berbagi bersama masyarakat di ujung timur Pulau Flores ini.

“Seperti Yesus bertanya kepada Bartimeus, apa yang kau kehendaki aku perbuat bagimu? Ia spontan ya Tuhan semoga aku bisa melihat. Dan ketika ia bisa melihat, ia merasa gembira. Pesannya, mari kita saling berbagi kesulitan hidup.  Berbagi di tengah Covid19,” ujarnya. (boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya