oleh

Komite Penanganan Covid19 dan Pemulihan Ekonomi Mulai Susun Program

Jakarta, Lintasnusanews.com – Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri BUMN Erick Thohir menjadi Ketua Komite Penanganan Covid19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Erick menjelaskan bahwa tim ini bisa membuat penanganan Covid19 dari aspek kesehatan dan perekonomian bisa berjalan secara beriringan.

“Ini harus seiring, jangan seperti dulu. Misalnya waktu PSBB, truk-truk dari Krakatau Steel tidak bisa masuk (Jakarta) karena ditahan. Produksi-produksi di Banten tidak bisa kirim. Hal-hal ini sebelum menjadi keputusan, kita coba sinergikan, kita petakan, sehingga keputusannya menyeluruh,” jelas Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (22/07/2020).

Menurut Erick Thohir, dalam sepekan ini tim Komite penanganan Covid19 ini akan menyusun program dan akan segera dilaporkan kepada Presiden Jokowi paling lambat pekan depan. Hingga kini pihaknya belum memetakan sektor-sektor yang akan menjadi prioritas pemulihan ekonomi.

Namun, Erick memastikan timnya akan bekerja secara maksimal untuk mempercepat pemulihan ekonomi bersama seluruh kementerian. Sementara itu, seluruh kementerian tetap bekerja sesuai dengan tupoksi.

Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, tim akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan swasta untuk mengidentifikasi sektor-sektor yang paling terdampak. Tim juga akan menerima masukan terkait program-program yang dapat menjaga pertumbuhan ekonomi.

“Kita nanti akan berdiskusi dengan semua stake holder. Baik itu swasta, baik itu pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, untuk mendapatkan masukan bagaimana membuat program-progam untuk menjaga pertumbuhan ekonomi,” ungkap Budi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Pelaksanaan tugas dan fungsi gugus tugas nasional maupun daerah selanjutnya dilaksanakan komite penanganan Covid19 yang dipimpin Erick Thohir. (osn/boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya