oleh

Selama Pandemi 26.081 Warga Masuk Anggota Kopdit Pintu Air Sikka NTT

Maumere, Lintasnusanews.com – Selama pandemi Covid19 tahun 2020, pertumbuhan anggota KSP Kopdit Pintu Air Sikka NTT mencapai  26. 081 orang. Penambahan anggota ini didominasi oleh kalangan masyarakat menengah kebawah, dengan rata-rata per bulan 2.000 anggota baru.

“Sepanjang tahun 2020 anggota yang bergabung dengan KSP Kopdit Pintu Air mencapai 260.081 orang. Bahkan semasa pandemi Covid19 yang melanda Indonesia. Anggota yang bergabung setiap bulannya diatas 2000 orang, “ ungkap Ketua KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano, Sabtu (09/01/2021) di Maumere.

Yakobus Jano mengaku, telah membuka cabang di sejumlah wilayah di Indonesia, untuk menjangkau masyarakat yang ingin menjadi anggota koperasi. Karena menurutnya, tidak semua masyarakat dapat menjangkau koperasi sehingga perlu ada upaya jemput bola.

Pria yang akrab disapa Jano itu menuturkan, sembari membangun cabang baru, Jano selalu mengingatkan para pengurusnya disertai dengan doa. Hal ini menurut keyakinan Katolik yang dianutnya dan diimplementasikan dalam kesehariannya.

Jano mencontohkan, ketika Yesus bersama muridnya berlayar dan diterjang badai, para muridnya merasa ketakutan. Yesus mampu menenangkan dan badai pun berlalu. Prinsip itu digunakannya sebagai moto daam perjuangannya untuk mengembangkan cabang di seluruh wilayah Indonesia.

“Kita seperti para murid yang takut dalam berlayar. Namun karena kita punya keyakinan adalah Yesus.  Yesus bilang tenanglah dan jangan takut. Spirit inilah yang membuat saya kuat dan akhirnya kami terus mejalani koperasi hingga saat ini baik,” ujar Jano.

Sosialiasi ke Masyarakat, KSP Kopdit Pintu Air Terapkan Prokes

Sebagai perintis, Jano merasakan pertumbuhan anggota KSP Kopdit Pintu Air semasa Covid19 sangat tinggi. Peningkatan jumlah anggota ini menurutnya, peran aktif para dalam pelayanan dan doa. Untuk memberikan yang terbaik bagi anggota koperasi.

Jano mengaku anggota KSP Kopdit Pintu Air saat ini mencapai  279.734 orang. Menurutnya, peningkatan yang signifikan ini belum tentu dialami koperasi lain di Kabupaten Sikka NTT.

“Kalau kita berkeyakinan bahwa bersama Tuhan tidak ada yang mustahil. Maka tentunya pasti akan terwujud. Bahwa ada tantangan itu merupakan ujian yang harus kita lalui untuk mencapai apa yang kita perjuangkan. Usaha dan perjuangan dengan penuh iman kita pasti akan mencapai tujuan,” katanya.

Jano menambahkan, selama pandemi Covid19 para staf terus sosialisasi ke masyarakat dengan menerapkan protokol Covid19. Bahkan sejumlah masyarakat yang ingin bergabung, mendatangi kantor koperasi untuk meminta staf segera turun sosialisasi persyaratan dan ketentuan.

“Protokokoler kesehatan ini bukan hanya dilakukan oleh staf saat bersosialisasi ditengah masyarakat. Tetapi di kalangan staf yang ada di kantor pun tetap menjalankan prokes seperti disaat doa bersama,” pungkasnya. (rel/boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya