oleh

Klarifikasi Pengawas Kopdit Obor : Saya Tidak Katakan Yang Mengetahui Hanya GM

Maumere, LNN – Pengawan Kopdit Obor Mas, Frando da Lopes mengklarifikasi pemberitaan lintasnusanews.com dengan Judul “Pengawas Obor Mas: Saya Tidak Tahu Pinjaman 13 Milyar” pada Kamis (11/07/2019 lalu, terkait Dana Pembangunan Perumahan Obor Mas di Desa Tanah Duen, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, NTT senilai Rp.13 Milyar.

Frando mengaku tidak memberikan statemen “yang tahu hanya GM”. Sementara pemberitaan sebelumnya tertulis “Saya memang menjadi anggota sejak tahun 80-an, namun baru menjadi pengawas tahun 2018 hingga saat ini. Saya juga tidak mengetahui proses pemimjaman uang kepada Jimy Tampubolon senilai Rp 13 M, yang tahu hanya GM Ferdyanto Lering”.

“Saya tidak ngomong bahwa yang tahu hanya GM” demikian klarifikasi Frando da Lopez yang menjadi Pengawas Obor Mas sejak tahun 2018 lalu.

Baca Juga: YBBH Veritas Tuding Kopdit Obor Mas Terapkan Penipuan Gaya Baru

Sementara itu, Pengurus dan General Manager Kopdit Obor Mas, yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler enggan berkomentar dan mengaku akan menghubungi wartawan untuk mengklarifikasi pemberitaan terkait Kopdit Obor Mas.

“Oh ya maaf pak, nanti kami panggil untuk memberikan keterangan.” ungkap Ketua Kopdit Obor Mas, Andres Mbete melalui sambungan telepon seluler, Rabu (17/07/2019).

Baca Juga: TPDI NTT: Dugaan Penyimpangan 13 Milyar Kopdit Obor Mas, Patut Dilakukan Audit Investigasi

Hal senada disampaikan General Manajer, Ferdyanto Lering yang dihubungi per telepon Selasa (16/07/2019) mengaku, akan memberikan keterangan kepada wartawan karena masih berada di Jakarta.

“Nanti dulu saya masih ada di Jakarta” ungkap GM Kopdit Obor Mas, Ferdyanto Lering, sambil memutuskan sambungan telepon.

Baca juga: Klarifikasi Pengawas Kopdit Obor : Saya Tidak Katakan Yang Mengetahui Hanya GM

Sebelumnya sejumlah wartawan mendatangi kantor Kopdit Obor Mas di Jalan Kesehatan, Keluraha Beru, Kecamatan Alok Timurt, untuk mengkonfirmasi terkait Pembangunan Perumahan tersebut, namun salah seorang karywan mengaku akan dijadwalkan oleh pengurus.

“Nanti kami sampaikan pada pimpinan dan akan dijadwalkan, saat ini pimpinan masih berada di Jakarta.  Tunggu saja nanti kami informasikan,” ujar karyawan yang enggan menyebutkan namanya. (Iqbal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya