oleh

Musisi Tradisional Indonesia Perlu Dilindungi dalam Berkarya

Jakarta, Lintasnusanusa.com – Musisi tradisional berkontribusi besar dalam industri musik Indonesia, sehingga perlu dilindungi dalam berkarya. Demi mewujudkan mimpi para musisi ini, Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI).

Ketua Umum YAMI, Candra Darusman menjelaskan, melalui AMI Peduli pihaknya ingin memberi penghargaan istimewa kepada musisi tradisional yang telah berjasa. Menurutnya para musisi telah membangun serta melestarikan kebudayaan serta ikut menghidupkan industri musik nasional.

“Hal itulah yang melatari secara dasar YAMI merealisasikan program AMI Peduli. Keinginan YAMI supaya musisi tradisonal terus memberikan dampak positif ke perkembangan industri musik Indonesia. Sebab diri mereka terlindungi ketika berkarya,” ujar Candra, Senin (06/11/2023).

Program AMI Peduli ini memberi asuransi perlindungan diri kepada musisi tradisonal dibagi dalam dua bentuk yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

YAMI akan menghimpun dan mengajak para musisi tradisional. Agar ikut mendapatkan pelayanan perlindungan diri dalam bekerja dengan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Candra mengatakan, karier para musisi tradisional perlu dijaga. Sehingga merasa aman dan dengan begitu mereka dapat selalu menginspirasi tentang kekayaan kebudayaan nasional.

Kemendikbudristek Apresiasi Perlindungan Musisi Tradisional Indonesia

Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, mengapresiasi program AMI Peduli. Menurutnya, musisi tradisional merupakan bagian dari pelaku utama dalam pemajuan kebudayaan.

Oleh karena itu, kinerja para musisi tradisional perlu mendapatkan perhatian khusus. Agar mereka tetap merasa aman dan nyaman dalam berkarya.

Mahendra menambahkan, asuransi perlindungan diri yang diberikan kepada musisi tradisional akan menciptakan ketenangan dalam bekerja. Sehingga kreasi karya bermutu dapat tercipta secara baik dalam mendukung pemajuan kebudayaan.

“Pemberian asuransi perlindungan diri dalam bekerja kepada musisi tradisional adalah inovasi baru dalam industri musik nusantara. Melindungi diri dan kerja mereka menciptakan karya adalah bentuk penghormatan terhadap musisi tradisional,” ujar Mahendra, pada Senin (06/11/2023).

Nantinya asuransi perlindungan diri dalam bekerja itu akan diberikan dalam bentuk skema khusus kerja sama YAMI, FESMI, dan BPJS Ketenagakerjaan. Sejauh ini YAMI menilai masih banyak musisi tradisional yang belum menyiapkan proteksi dirinya.

“Upaya menjaga kualitas kebudayaan nasional perlu dilakukan oleh seluruh pihak. Salah satunya dengan menjaga masa depan kehidupan para musisi tradisional dari hal yang tidak diinginkan ketika bekerja,” papar Mahendra. (boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 komentar

Berita Lainnya