oleh

Walikota Ambon Akan Tutup Lokalisasi Tanjung Batu Merah

Ambon, LNN – Pemerintah Kota Ambon akan menutup lokasi prostitusi Tanjung Batu Merah, Kota Ambon. Hal ini akan dilakukan oleh tim gabungan yang dibentuk, setelah koordinasi antar stakeholder terkait.

Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustaf Latuheru mengatakan, tim tersebut akan menangani persiapan terkait proses penonaktifan kegiatan protitusi, sementara aktifitas seperti kafe berjalan seperti biasa.

“Mulai senin depan, seluruh unsur akan memasukan nama yang terlibat dalam tim. Kita berharap, setelah nama-nama masuk, maka surat keputusan akan diterbitkan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy,” kata Anthony, saat rapat tim penutupan lokalisasi, Jumat (12/07/2019) saing.

Dalam surat keputusan akan ditetapkan tugas secara umum. Tiap orang dalam tim tersebut akan diberikan tugas khusus mulai dari pra pelaksanaan maupun hingga pasca penutupan lokalisasi.

“Yang harus kita lihat adalah dampak setelah penutupan lokaliasai para penghuni akan kemana. Nanti tim akan mengkaji lebih jauh terkait dampak ekonomi maupun sosial kemasyarakatan akan kita eliminir,” ungkapnya.

Kata Anthony, Dinas Kesehatan, Catatan Sipil dan dinas Sosial juga telah menyampaikan laporan baik dari aspek kesehatan, Kependudukan dan aktifitas lain dari penghuni lokalisasi.

Sementara itu Sekretaris MUI kota Ambon, Abdul Manan Latuconsina, mengapresiasi serta mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota Ambon untuk menutup lokalisasi tanjung Batu Merah.

“Prinsipnya kami semua memberikan dukungan, yang menarik adalah kita tidak sekedar melakukan penutupan, tapi terkait dengan kehidupan masyarat yang sudah terlanjur membangun ekonomi di sekitar lokalisasi,” tutur Manan.

Menurutnya, MUI ingin menyelamatkan para pekerja karena mereka juga merupakan keluarga MUI, sehingga harus diberikan perhatian. “saya kira ini menjadi catatan untuk MUI,” pungkasnya. (Erfan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya