oleh

Edarkan Narkotika, Mantan Napi Lapas Kerobokan Divonis 14 Tahun Penjara

Denpasar, Lintasnusanews.com – Mantan Napi Lapas Kerobokan, I Nyoman Karyawan (51) yang kembali menjadi terdakwa dalam kasus narkotika divonis 14 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (16/2/2021). Vonis hakim ini 2 tahun lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum selama 16 tahun penjara pada sidang sebelumnya.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Hari Supriyanto menyatakan perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) Undang-undang narkotika.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 14 tahun dikurangi masa penahanan. Serta denda Rp 1 miliar jika tidak dibayar dapat diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan,” kata hakim dalam sidang.

Mendengar vonis majelis hakim, terdakwa melalui penasehat hukum dari Posbakum Peradi Denpasar menyatakan menerima.

Demikian pula Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sofyan Heru yang sebelumnya menuntut pidana penjara 16 tahun juga menyatakan menerima.

Dalam dakwaan diuraikan, terdakwa yang berprofesi sebagai sopir ini ditangkap petugas kepolisian dari Satresnarkoba Polresta Denpasar di Jalan Bikini, Denpasar Barat, Senin (24/8/2020) sekitar pukul 19.00 Wita.

Penangkapan mantan napi Lapas Kerobokan ini berdasarkan laporan masyarakat. Disinyalir terdakwa dikatakan kerap melakukan transaksi narkotika di TKP.

Saat melakukan penggeledahan, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika. Selanjutnya guna pengembangan, ia lalu dibawa ke kosnya di Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat.

Di sana petugas akhirnya menemukan barang bukti berupa satu platik klip berisi sabu seberat 0,24 gram, serta 4 plastik klip berisi 20 butir ekstasi.

Saat diinterogasi, terdakwa mengaku disuruh oleh seseorang yang tidak dikenalnya untuk menempel sabu dan ekstasi dengan upah Rp 50 ribu sekali tempel. Upah dibayar dengan cara ditransfer.

“Terdakwa mengaku sudah menerima upah Rp 2,5 juta selama melakukan aksinya. Uangnya sudah habis digunakan untuk keperluan sehari-hari,” ucap jaksa. (awd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya