oleh

Bebas dari Lapas Kerobokan, Bule Jerman Dielenschneider Tim Akan Dideportasi

Denpasar, Lintasnusanews.com – Dielenschneider Tim (29) warga negara Jerman akan dideportasi setelah bebas dari Lapas Kerobokan Denpasar. Pendeportasian dilakukan setelah Dielenschneider selesai menjalani bimbingan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar.

“Saat ini orang asing tersebut sudah di Kantor Imigrasi untuk proses deportasi,” terang Kepala Kantor Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk, Selasa (31/8/2021) di Denpasar.

Sebelumnya, pria yang lahir di Kota Dortmound, Jerman ini ditangkap petugas kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Bali. Dielenschneider Tim ditangkap di Perumahan Pering River, Gianyar pada awal 2016 silam lalu karena terjerat kasus narkotika.

Dielenschneider kemudian divonis 4 tahun penjara dan dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan. Tak lama di Lapas Kerobokan, bule tersebut dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gianyar.

Belum lama di Rutan Gianyar, WN Jerman ini kembali dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bangli.

Pada 27 Mei 2020, Dielenschneider Tim mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) sehingga diserahkan penangannya ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar.

“Saat itu yang menjadi penjamin adalah istrinya bernama Ni Desak Made Chandra Karlina,” jelas Jamaruli.

Kakanwilkumham menyatakan, selama proses bimbingan yang berlangsung 15 bulan. Dielenschneider Tim disebut sangat kooperatif dan telah memenuhi syarat umum serta syarat khusus.

Hingga akhirnya bule Jerman ini menyelesaikan masa bimbingan di Bapas Kelas 1 Denpasar pada tanggal 31 Agustus 2021 dan langsung diserahkan ke pihak imigrasi.

Dijelaskan oleh Jamaruli, berakhirnya bimbingan pemasyarakatan terhadap Dielenschneider Tim, sesuai dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan.

“Bapas merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang berfungsi untuk melakukan bimbingan, pengawasan dan pendampingan terhadap narapidana yang menjalani reintegrasi sosial pembebasan bersyarat (PB), cuti bersyarat (CB), cuti menjelang bebas (CMB) dan asimilasi,” pungkasnya. (awd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya