oleh

Curi Perhiasan Emas di 6 TKP Demi Foya-foya, Indra Putra Ditangkap Polisi

Denpasar, Lintasnusanews.com – Demi gaya hidup foya-foya dan berjudi, Riyan Adityana Indra Putra (19) nekat mencuri perhiasan emas di 6 lokasi yang berbeda. Berdasarkan laporan warga, aparat Polsek Denpasar Timur menangkap pelaku pada Rabu 8 Nopember 2023 sekitar pukul 13.00 WITA.

“Awalnya warga melihat seorang remaja dengan gerak gerik mencurigakan. Setelah ketahuan masuk rumah orang dengan cara naik pagar, warga menghubungi Polsek Dentim,” ungkap Kapolsek Dentim Kompol Nyoman Darsana, Sabtu (11/11/2023).

Kapolsek Dentim menjelaskan, pelaku mengaku hasil curian dipakai untuk berjudi, hidup mewah dan foya-foya. Setelah menerima laporan, tim quick respon mendatangi lokasi di Jalan Siulan, Kelurahan Dangin Puri, Denpasar Timur.

“Pelaku tinggal di kawasan sana. Beraksi di gang sebelah,” ujarnya.

Saat tim opsnal masuk ke TKP, remaja ini diketahui sibuk cari cela untuk masuk ke dalam rumah yang memang ditinggal kosong oleh pemilik.

“Dia ketahuan bobol jendela. Beruntung, yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan untuk kabur saat dilakukan penangkapan siang itu,” tutur Darsana.

Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan untuk kabur ataupun membahayakan anggota. Saat diintrograsi, Indra Putra juga mengakui telah melakukan pencurian beberapa TKP.

Kepada penyidik, pelaku mengaku sudah melakukan aksi di enam TKP berbeda. Menyasar perhiasan emas di rumah kosong alias ditinggal pergi oleh pemilik.

“Setelah di cek, ada beberapa laporan di Mapolsek. Dan ternyata, dialah pelakunya,” jelas Darsana.

Kompol Darsana menguraikan, pelaku melakukan aksinya mencuri perhiasan di rumah milik Dian Ratna Budianti di Jalan Siulan Gang Sekar Sari XllI No. 06 Banjar Gunung Penatih, Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (20/09/2023).

Berikut lokasi Pencurian Emas Indra Putra

Sebelumnya Polsek Dentim menerima laporan Dian Ratna Budianti yang mengaku kehilangan perhiasan emas di rumahnya. Adapun perhiasan yang hilang adalah dua buah cincin seberat 1,5 gram, 3,5 gram, juga HP merk Samsung A23, sepasang subeng emas seberat 6 gram, 1 buah kalung dgn liontin seberat 10 gram.

Selain itu, satu buah gelang emas bentuk naga seberat 25 gram, dan cincin emas polos seberat 3 gram. Total kerugian yang diderita korban dalam peristiwa ini sekitar Rp 35 juta. Dian Ratna mengetahui perhiasannya hilang setelah pulang kerja. Perhiasan itu disimpan di dalam laci lemari.

“Salah satu korban Dian Ratna Budianti, yang sudah membuat laporan di Mapolsek jauh-jauh hari,” jelas Darsana.

Pelaku mengaku, perhiasan hasil curian tersebut dikirim ke kampung halamannya di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Hasil pemeriksaan tersangka, barang hasil curian sebagian dijual online.

“Uang hasil penjualan barang mewah para korban digunakan untuk foya-foya dan modal main game online yang berbayar. Selain itu yang bersangkuta beli HP dan jam tangan,” tutur Kapolsek Dentim.

Menurut Kapolsek, selain menggasak perhiasan emas, pelaku juga mencuri 13 buah gelang, 4 buah kalung, 7 buah cincin, 2 buah liontin. Pelaku juga merupakan warga Jalan Siulan Perum Pesona Griya Asri, Banjar Gunung, Desa Penatih yang ditinggal orang tuanya pulang kampung sejak wabah Covid-19.

“Tersangka ini tidak ada yang kontrol. Akhirnya dia terjerumus melakukan tindak pidana pencurian. Pelaku dikenakan pasal 362 KUHP ancaman 5 tahun bui,” jelas Darsana.

Sejumlah rumah lokasi sasaran pelaku sebelumnya masing-masing, di Jalan Siulan Gang Sekar Hayat dan Jalan Siulan, Perumaham Pedona Grya Asri. Selain itu juga Jalan Siulan Gang Sekar Sari Gang Xlll No. 43 dan Jalan Siulan Gang Sekar Sari IV.

“Enam kali melakukan pencurian dengan cara membobol rumah para korban. Itu semuanya dilakukan pada September 2023. Kosan pelaku, berbeda gang dengan 6 TKP ini,” pungkasnya. (edo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya