oleh

Turis Turki di Bali Ditembak Orang Tak Dikenal

Denpasar, Lintasnusanews.com – Seorang turis warga negara Turki bernama Turan Mehmet (30) ditembak orang tak dikenal di Villa Palm House, Tumbak Bayuh, Mengwi, Bali, Selasa (23/12/2024) dinihari. Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Trijata Bali.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Turis asal Turki pemilik Pasport U311210XX mengalami sejumlah luka tembakan menyasar tubuh.

“Kabarnya segera lakukan operasi karena ada peluru yang masih bersarang pada dada,” ungap sumber di lingkungan Polda Bali, Selasa (23/01/2023).

Sementara Kapolres Badung AKBP Teguh Wasono yang dikonfirmasi terpisah, membenarkan bahwa ada peristiwa tersebut.

“Korban 1 orang WNA Turki. Pelaku masih dalam penyelidikan. Korban masih hidup, perkenaan tidak di organ vital,” ungkap Teguh melalui pesan singkat WhatsApp.

Sementara hasil penyelidikan petugas, sekuriti Vila Palm House mengaku sempat ditodong pria tak dikenal sebelum mendengar beberapa kali tembakan di dalam villa.

Tim gabungan Polsek Mengwi diantu Polres Badung dan Polda Bali melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti serta keterangan. Sejumlah saksi baik para sekuriti maupun rekan turis Turki ini dimintai keterangan oleh jajaran Polda Bali, namun mengaku tidak mengenal pelaku.

Sekuriti Villa Palm House Sempat Ditodong Sebelum Turis Turki Ditembak

Seorang sumber lain nya yang enggan namanya ditulis menuturkan, sekuriti Villa Palm House bernama I Made Sutana (53) sempat patroli sekeliling vila sekitar pukul 01.10.

Usai patroli, Sutana sempat melihat korban bersama rekan nya sedang berada di living room villa. Saat itu kondisi villa aman, sehingga dirinya kembali ke pos sekuriti.

Tak lama berselang, datang seorang WNA sekira pukul 01.30, yang kemudian diduga sebagai pelaku penembakan. Terduga pelaku berbadan kekar itu menanyakan alamat vila dan dibenarkan bahwa benar itu Vila Palm House yang dicari.

Namun pria tak dikenal itu tidak memberitahukan apa keperluannya dan mencari siapa. Kemudian datang seorang pelaku lainnya melompati pintu pagar dan menodongkan senjata api ke arah saksi.

Saat itu juga WNA yang datang lebih awal membekap mulut sekuriti ini menggunakan tangannya. Kemudian pria yang memegang senjata api itu terobos ke masuk  ke dalam villa.

“Walaupun demikian, sekuriti ini mengaku mendengar suara empat sampai dengan lima tembakan senjata api,” tutur sumber.

Karena terhalang tembok satpam tidak dapat melihat kejadian penembakan. Setelah itu, dua orang pria asing terduga pelaku itu meninggalkan villa Palm House.

Selanjutnya sekuriti berusaha mencari para tamu Villa Palm House dan menemukan korban dalam kondisi terkapar bersimbah darah di areal loundry villa.

Sutana kemudian meminta tolong kepada sekuriti villa Bela Dona untuk menghubungi manager Vila Palm House untuk memberitahu peristiwa tersebut.

“Korban mengalami beberapa luka tembakan di lengan kiri tembus ke dada, bagian perut dan bagian punggung sebelah kiri,” ungkap sumber.

Saat itu juga, korban berusaha mengendarai sepeda motor sendiri dan dikawal para sekuriti ke RS Garba Med. Namun karena luka tembak yang terlalu dalam, pihak RS menyarankan agar ke RS Trijata Polda Bali. (edo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya