oleh

Pencuri Pistol Polisi Ternyata Residivis

Denpasar, LNN – Pencuri senjata api milik Kapolsek Kota Negara bernama Wayan Soma (42), yang dibekuk Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar 12 Agustus lalu, ternyata reidivis yang berulangkali menghuni penjara. Pelaku yang berprofesi sebagai pedagang es campur keliling itu ditembak betis kaki kanannya, karena melawan petugas saat ditangkap kawasan Pasar Kreneng Denpasar.

“Dia ini merupakan residivis dan sudah sepuluh kali mendekam di penjara. Riwayat tindak pidananya banyak, empat melakukan curanmor, tiga mencuri helm, tiga mencuri pakaian di wilayah hukum Polresta Denpasar. Terakhir dia keluar penjara tahun 2018,” ungkap Waka Polresta Denpasar, AKBP Benny Pramono, Kamis (15/08/2019) siang.

Baca Juga: Tinggalkan Senjata Api di Mobil, Pistol Anggota Polri Dicuri

Waka Polresta menjelasan, setelah berkeliling menawarkan namun tidak ada masyarakat yang mau membeli, pelaku menyembunyikan pistol curian itu dengan cara dikubur di areal GOR Ngurah Rai.

“Pelaku mengetahui senjata yang ditawarkan merupakan senjata api, bukan airsoft gun. Dia tawarkan senjata tersebut seharga Rp 500 ribu di Pasar Kreneng tapi tidak ada yang mau,” terang Waka Polresta Denpasar, AKBP Benny Pramono, Kamis (15/08/2019).

Baca Juga: Polisi Tangkap Pencuri Pistol Kapolsek di Serangan

Sebelumnya, saat sembahyang di Pura Sakenan, Serangan, Denpasar Selatan, Sabtu (03/08/2019) sekitar pukul 20.30 Wita, mobil Kapolsek Kota Negara Kompol I Ketut Maret dicongkel pencuri.

Pelaku mengambil tas berisi senjata api laras pendek jenis HS.9 dengan nomor seri H.190044 produksi Ceko beserta magazen berisi 4 butir peluru, uang Rp 1 juta serta surat-surat lain.

“Untuk peluru kita temukan dua butir, karena yang dua butir dibuang oleh pelaku di sungai. Atas perbuatannya pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” kata AKBP Benny. (AW)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya