oleh

Mencari Ternak, Yuventa Tewas Terjerumus Dalam Lubang  Bekas Galian Tiang Listrik

Maumere, LNN –  Yuventa (57) asal Nangatobong kelurahan Wailiti, kecamatan Alok Barat, kabupaten Sikka NTT, ditemukan tewas dalam lubang bekas galian tiang listrik, Selasa (02/07/2019) malam. Korban ditemukan sekitar pukul 18.00  wita oleh warga di Jalan  Lintas Pantura Maumere – Magepanda.

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang mengatakan, Yuventa ditemukan terjatuh kedalam lubang bekas galian tiang listrik, diduga korban terjerumus saat sedang mencari ternak miliknya.

“Korban terjatuh dan ditemukan  tewas dalam lubang bekas galian tiang listrik  ketika ia hendak mencari hewan ternaknya.  Sungguh tidak disangka lubang bekas galian yang tidak ditutup itu merenggut nyawa Yuventa.” jelas Rickson.

Peristiwa penemuan mayat Yuventa ini, disaksikan sejumlah warga yang melihat langsung Yuventa berada dalam lubang maut yakni; Aurelius Irenius (52) , Kristian Emanuel  Silvester (20), Agustinus Parera(52). Nasib na’as uang menimpa korban berawal ketika sekitar pukul 15.00 wita, Yuventa keluar dari rumah  dengan tujuan untuk menarik kambing yang ditambatkan di sekitar TKP.

Namun  karena tak kunjung pulang hingga pukul17.30 wita, Suaminya Fransiskus A (60) pun ke lokasi tempat ternak kambingnya ditambatkan. Saat tiba di TKP, sang suami melihat tali kambing berada dalam lubang galia, sehingga Fransiskus kembali ke rumah dan mengambil handphone dan melihat ke dalam lubang bekas galian itu.

“Karena menunggun terlalu lama, Fransiskus suamiya menyusul istrinya Yuventa pergi menarik kambing, namun sampai di TKP Fransiskus melihat tali kambing berada dalam lubang bekas galiaan tiang listrik. Suaminya menerangi lubang galian itu menggunakan handphonenya dan melihat istrinya dalam posisi kepala berada dalam lubang dan kakinya keatas. Fransskus langsung menghubungi keluarga dan masyarakat setempat untuk mengangkat korban dan selanjutnya dibawah ke rumah sakit T. C Hillres Maumere untuk dilakukan visum et repertum” papar Rickson.

Hasil pemeriksaan  luar yang dilakukam dokter IGD, dr Muhamad  Insan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan  pada tubuh korban. Atas keterangan dokter tersebut, keluarga korban mengikhlaskan dan menerima peristiwa ini sebagai musibah.

“Keluarga tidak mempersoalkan setelah mendengar keterangan dokter dan menerimanya sebagai musibah.” pungkas Rickson. (Iqbal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 komentar

Berita Lainnya