oleh

Penyidikan Kasus Gratifikasi yang Diduga Melibatkan Mantan Kepala BPN Denpasar Berlanjut

Denpasar, Lintasnusanews.com – Janji penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Bali untuk tidak berhenti melakukan penyidikan terhadap kasus tindak pidana korupsi di tengah merebaknya virus Corona atau Covid-19, terbukti.

Tim penyidik Kejati Bali terus melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar, Tri Nugraha.

Bahkan di tengah penyidikan terhadap kasus gratifikasi, tim penyidik justeru menemukan alat bukti permulaan untuk tindak pidana baru yang juga menjerat Tri Nugraha yaitu tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Hal ini seperti diutarakan Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) atau Humas Kejati Bali, A. Luga Herlianto. Pejabat yang akrab disapa Luga itu mengatakan, penyidik sudah menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) untuk kasus TPPU per tanggal 13 April 2020 lalu.

“Di tengah penyidikan mengumpulkan alat bukti dan bukti lain untuk kasus gratifikasi, penyidik malah menemukan bukti awal atau permulaan untuk kasus TPPU yang juga diduga dilakukan oleh TN (Tri Nigara),” sebut mantan Kacabjari Nusa Penida itu saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2020).

Saat ditanya kapan penyidik akan kembali memanggil tersangka Tri Nugraha terkait kasus dugaan gratifikasi, Luga menjawab masih mngkomunikasikan hal tersebut dengan tim penyidik.

“Mudah-mudahan dalam waktu satu atau dua minggu kedepan ada informasi lanjutan. Namun yang pasti, di sini kami ingin ingatkan kembali bahwa di tengah pandemi Covid-19, penyidikan terhadap kasus korupsi tidak berhenti,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tri Nugraha yang pernah menjabat sebagai Kepala BPN Denpasar pada tanggal 19 Marat 2020 lalu dipanggil tim penyidik kejaksaan dan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi.

Saat itu, Kasipenkum/humas Kejati Bali juga mengatakan bahwa, penyidik hanya menanyakan soal tugas-tugas pokok tersangka saat masih menjabat sebagai Kepala BPN Denpasar. (aw/boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya