oleh

Pemindahan Tahanan Titipan Jaksa ke LP Kerobokan Terkendala Surat Menkumham

Denpasar, Lintasnusanews.com – Upaya Polresta Denpasar memindahkan tahanan titipan jaksa yang selama ini berada di sel rumah tahanan Polresta Denpasar ke LP Klas IIA Kerobokan menemui kendala.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kerobokan Yulius Sahruzah menyatakan tidak berani menerima para tahanan karena sebelumnya sudah ada surat keputusan dari Menkumham.

“Kalapas Kerobokan tidak berani dengan permintaan Kapolresta Denpasar. Jadi sampai sekarang, tahanan titipan jaksa masih berada di rutan Polresta Denpasar,” kata Kasipidum Kejari Denpasar I Wayan Eka Widanta saat dikonfirmasi, Selasa (28/04/2020).

Eka Widanta menerangkan, saat ini tahanan Kejari Denpasar yang dititip ke Polresta Denpasar sekitar 50 orang dan sudah sudah menjalani sidang.

Ditambahkan pu pula, untuk mencari solusi persoalan ini, Kalapas Kerobokan berencana berkirim surat ke Kemenkumham RI.

“Surat yang dikirim merupakan aspirasi dari bawah. Sementara kalau dari kami, berupaya mendorong dan mempercepat proses pemberkasan, pelimpahan hingga meminta agar sidang dipercepat,” paparnya.

Dalam pertemuan yang digelar untuk membahas soal tahanan diikuti Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Kapolresta Denpasar, dan Kalapas Kerobokan.

Sebelumnya, guna mencegah mencegah over capacity (kelebihan hunian) di sel rutan Polresta Denpasar, Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan berencana memindahkan tahanan titipan jaksa ke LP Kerobokan.

Ditambahkan, meski ada imbauan dari Mabes Polri agar selektif dalam melakukan penahanan di tengah merebaknya virus Corona, bukan berarti pihaknya membiarkan pelaku kejahatan bebas melakukan aksinya.

“Ini salah satunya kenapa tahanan titipan kita kirim ke LP Kerobokan, ya untuk menjaga agar sel rutan tidak kelebihan hunian,” terang mantan Wakil Direktur Direktorat Reskrimsus Polda Papua Barat ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya