oleh

Kejari Buleleng Tahan Tersangka Dugaan Korupsi BUMDes Amarta Desa Patas

Buleleng, Lintasnusanews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng Bali menahan tersangka dugaan korupsi penyimpangan pengelolaan keuangan BUMDes Amarta Desa Patas tahun 2010 – 2017.

Oleh JPU, tersangka atas nama Hernawati itu ditahan selama 20 hari kedepan sejak 20 Januari 2022 sampai dengan 8 Februari 2022. Tersangka dititipkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Sawan.

Kejari Buleleng, I Putu Gede Astawa menjelaskan, sebelum ditahan tersangka dugaan korupsi ini diperiksa penyidik, Kamis (20/01/022) pukul 10.00 Wita.

“Saat menjalani pemeriksaan, yang bersangkutan didampingi penasehat hukumnya, Indah Elysa. Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh Jaksa Penyidik, pada pukul 15.30 Wita, tersangka langsung dilakukan penahanan,” terangnya.

Gede Astawa mengatakan, perbuatan tersangka mengakibatkan BUMDes Ametha Desa Patas mengalami kerugian keuangan sebesar Rp511 juta lebih.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 dan/atau Pasal 3 jo. Pasal 18 dan/atau Pasal 8 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah.

Dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999. Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kajari menambahkan, untuk barang bukti berupa dokumen telah disimpan oleh jaksa penyidik Kejari Buleleng.

“Apabila dalam 20 hari kedepan Jaksa Penyidik belum menyelesaikan berkas perkara atau berkas belum dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Penuntut Umum, maka akan dilakukan perpanjangan penahanan terhadap tersangka,” ujarnya. (awd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya