oleh

Terdakwa Korupsi Dana Aci dan Sesajen Serahkan Uang Titipan ke Jaksa

Denpasar, Lintasnusanews.com – Terdakwa dugaan korupsi dana Aci dan sesajen dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali dan BKK Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Mataram kembali menyerahkan uang titipan sebesar Rp125.686.250,-.

Uang diterima Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Denpasar, I Nyoman Sugiartha, Jumat (11/2/2022). Dalam sidang sebelumnya 28 Januari lalu di Pengadilan Negeri Denpasar, terdakwa mengakui kesalahannya dan siap mengembalikan uang kerugian negara.

Penyerahan dilakukan oleh penasehat hukum terdakwa, disaksikan 2 orang saksi yakni I Gusti Putu Ariana dan Ni Putu Riyani Kartika. Uang ini merupakan hasil dugaan korupsi dana untuk desa adat, banjar adat dan subak di Bali.

Kasi Intel Kejari Denpasar I Putu Eka Suyantha menerangkan, uang ini merupakan hasil pemotongan dana BKK Provinsi Bali dan Kota Denpasar. Uang tersebut merupakan hasil temuan dugaan korupsi dana aci dan sesajen.

Penyerahan ini merupakan pengembalian lanjutan setelah sebelumnya pernah mengembalikan uang sekitar Rp700 juta lebih. Terdakwa selaku pengguna anggaran (PA) juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah menyalahgunakan kewenangan dan mengakui perbuatan nya.

“Sebelumnya pada tanggal 5 Juli 2021 telah dilaksanakan pengembalian senilai Rp 783.647.250,” jelasnya.

I Gusti Ngurah Bagus Mataram merupakan mantan Kadisbud Denpasar. Terdakwa diduga terlibat korupsi bantuan dana aci dan sesajen untuk desa adat, banjar adat juga dana subak se-Kota Denpasar pada 2019 dan 2020.

Akibat perbuatan terdakwa tersebut mengakibatkan negara mengalami kerugian sebesar Rp1.022.258.750. (awd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya