oleh

Hamparan Batu Hias Pantai Kolbano Jadi Daya Tarik Wisatawan

Pengirim: Jemmy Kiuk

Warga Desa kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT

Soe, LNN – Hamparan batu hias di Pantai Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Desa yang berjarak kurang lebih 160 kilometer dari Kota Kupang ini, menjadi sumber penghasilan warga setempat.

Saat memasuki pantai ini, hamparan batu hias akan memanjakan mata wisatawan dengan berbagai ukuran berbentuk ceper. Beraneka ragam warna batu pun ditemui di sini, namun kawasan pantai ini didominasi batu hias berwarna putih.

Potensi yang dimikili Desa Kolbano ini pun dijadikan masyarakat sebagai sumber pendapatan. Warga mengumpulkan batu dan diisi dalam karung bekas semen untuk dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp.25.000 – Rp. 50.000 setiap karungnya. Harga beragam ini tergatung dari ukuran batu yang dijual oleh warga setempat.

Umumnya batu hias Kolbano ini dibeli oleh sejumlah pengusaha dan dijual ke wilayah Kota Kupang, NTT dan Surabaya, jawa Timur. Sumber pendapatan masyarakat ini telah digeluti sejak 30 tahun silam, selain aktifitas warga lain yang bermata pencaharian sebagai nelayan.

Namun sumber pendapatan menjual batu hias menjadi andalan, karena pantai yang terletak di Jalur Lingkar Selatan Pulau Timor ini terkenal dengan ombak yang cukup tinggi. Pada bulan Juni hingga Agustus, gelombang laut di wilayah ini mencapai 4 meter sehingga Pemerintah Desa setempat melarang warga maupun wisawatan untuk mandi.

Tak hanya wisatawan lokal, sejumlah wisatawan asing juga kerap mengunjungi Pantai Kolbano ini. Namun karena belum ada penginapan di kawasan wisata ini, sehingga turis asing terpaksa memilih penginapan terdekat di Pantai Oetune, Kecamatan Amanuban Selatan, yang berjarak kurang lebih 25 kilometer dari pantai kolbano.

Harga tiket masuk ke kawasan wisata Kolbano pun tidak mahal. Bila anda ingin mengunjungi Pantai Kolbano, anda hanya perlu membayar karcis masuk dengan kisaran Rp. 3000 – Rp. 5000 per orang. Tarif parker kendaraan pun masih terbilang murah yakni, roda dua dipungut RP. 5.000, semenatra roda empat dipungut Rp. 8000 per kendaraan. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya