oleh

Yayasan Pembangunan Sanur Akan Bangun Pusat Oleh-oleh di Sanur

Denpasar, Lintasnusanews.com – Pusat oleh-oleh yang menjadi incaran wisatawan yang berlibur ke Bali, hal ini mendorong Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) untuk membangun One Stop Shopping di kawasan wisata Sanur Bali. Meskipun telah memiliki pasar tradisional Sindu dan Pasar Intaran, namun menindaklanjuti rencana pembangunan dermaga di Pantai Matahari Terbit Sanur, YPS akan membangun pusat oleh-oleh untuk menyediakan hasil kerajinan dan kuliner khas Bali.

“Saya rasa media itu perlu ya. Kalau sekarang kan ada cluster sonasi dan wisatawan mencari makan dan oleh-oleh. Nah itu yang kami kurang di Sanur. Memang di pasar Sindu ada, pasar Intaran juga ada. Tapi alangkah baiknya dijadikan satu. Temen-temen dan juga dari group kami (Santryan) pun ingin melakukan itu. Mudah-mudahan setelah Dermaga di Pantai Matahari Terbit itu dibangun, mungkin di sana akan kita bangun pusat oleh-oleh jadi wisatawan yang menggunakan transport pulang dari Nusa Penida, Nusa Lembongan mampir ke sana. Jadi kontijensinya kita tingkatkan,” ungkap Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, Ida Bagus Gede Sidharta Putra, Sabtu (15/02/2020) siang.

Menurut Gusde, pembangunan pusat oleh-oleh itu akan mendukung para pengrajin Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Denpasar dan sekitarnya dalam memasarkan hasil karyanya. Selain itu para pengusaha kuliner juga ikut terbantu bila pusat oleh-oleh itu sudah dibangun.

“Pusat oleh-oleh itu membantu para pengrajin membantu UKM kita dong. Asal barangnya jangan dari China seperti itu. Jadi kita akan menempatkan mereka dalam sebuah pasar oleh-oleh yang baguslah ke depan. Itulah yang kita harapkan nanti adanya di Pantai Matahari Terbit,” ungkap Gusde yang juga pemilik Santryan Group ini.

Gusde mengaku, rencana ini telah mendapat dukungan dari para pelaku pariwisata di kawasan wisata Sanur. Hal ini karena para pelaku pariwisata di Sanur menyadari akan kekurangan fasilitas pariwisata selain hotel dan restoran yang selama ini telah berjalan.

“Teman-teman pelaku pariwisata sangat mendukung pembangunan dari apa yang sudah ada sekarang. Selama ini kan hanya ada hotel dan restoran tapi kurangnya obyek-obyek termasuk tempat berbelanja dalam standarisasi One Stop Shopping seperti itu. Mereka sangat mendukung kalau adanya itu,” pungkas Gusde. (Tim/Boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya