oleh

Pesona Meko, Pulau Pasir yang Timbul Tenggelam di Adonara Flores NTT

Larantuka, Lintasnusanews.com – Pesona Pulau Meko Adonara semakin dikenal masyarakat luar NTT setelah kawasan wisata ini mengikuti kompetisi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020. Kawasan wisata ini merupakan pulau pasir yang timbul tenggelam di Kecamatan Witihama Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur NTT.

Pesona pulau yang timbul tenggelam ini terletak di Desa Meko ini belum banyak menarik wisatawan nusantara maupun asing. Hamparan pasir timbul di tengah laut itu disebut warga setempat sebagai Pasir Timbul Meko.

Warga setempat menamai pasir timbul, karena terdapat gundukan pasir di tengah laut seperti pulau kecil tak berpenghuni. Luasnya kurang lebih tidak sampai satu kilometer persegi. Pasir putih yang sedikit berwarna pink ini kontras dengan warna laut yang biru kehijauan.

Pasir warna pink itu berasal dari karang yang hancur. Keindahan ini tampak sempurna dengan dipadu pulau-pulau berwarna hijau yang subur. Tak ada ombak di pantai pasir itu, hanya riak-riak kecil yang menyapu pasir putih yang lembut. Jika air laut pasang, pulau itu akan tenggelam.

Pesona Pasir Timbul Meko harus dibayar dengan perjalananan yang cukup panjang. Dilansir Tempo, wisatawan berangkat dari Pelabuhan Larantuka, menyeberang ke pelabuhan Tobilota di Pulau Adonara. Siapkan Rp10 ribu untuk bayar kapal motor dengan lama tempuh sekitar 10 menit.

Warga dusun Meko ini pun bisa mengantarkan ke Pasir Timbul Meko dengan perahu nelayan dengan tarif sewa perahu Rp 400 ribu pulang pergi. Selain itu, pengunjung juga bisa dihitung sewa per orang Rp15 ribu dan nelayan pengantar menunggu hingga pulang.

“Kalau tarif masuk kawasan wisata 5 ribu, tetapi untuk sewa perahu Rp15 per orang. Mereka (nelayan) menunggu sampai kita selesai dan diantarkan pulang kembali ke Pantai Dusun Meko,” ungkap seorang wisatawan asal Bali, Yustina Soni, Minggu (22/11/2020).

Pulau Meko Adonara Memiliki Pemandangan Bawah Laut yang Menakjubkan

Soni menuturkan, perjalanan dari dusun Meko ke pulau pasir airnya sangat jernih. Sehingga keindahan terumbu karang warna warni menjadi pemandangan bawah laut yang menakjubkan.

Wisatawan pun dapat melihat pemandangan darat yang tak kalah indah dari tengah laut ini. Pemandangan Gunung Ile Boleng dengan hamparan kebun petani dan kawasan terbuka hijau. Selain itu, Di sisi kiri dan kanan terlihat Bukit Sandosi dan Pulau Lembata yang terletak di depan Pulau Meko.

Untuk menjangkau Pulau Meko di Adonara ini, wisatawan berangkat dari Larantuka ibukota Kabupaten Flores Timur maupun Lewoleba ibukota Kabupaten Lembata. Sementara untuk tiba di Larantuka atau Lewoleba, dapat menggunakan pesawat udara dari Kupang dengan maskapai Trans Nusa pada pagi hari dan Wings Air pada sore hari.

Namun bila wisatawan dari Bali, dapat menggunakan transportasi udara ke Maumere ibukota Kabupaten Sikka. Selanjutnya menyewa mobil dari Bandara Frans Seda Maumere ke Larantuka, sebelum akhirnya menggunakan kapal motor dari Larantuka ke Adonara.

Selain Pulau Meko, wisatawan juga dapat berkunjung ke Pantai Watotena yang terletak di Desa Bedalewun Kecamatan Ile Boleng. Lokasi kedua kawasan wisata ini tidak terlalu jauh, sehingga jadi anternatif pilihan wisatawan.

Bagi wisatawan yang ingin menginap di Pulau Adonara, sejumlah hotel melati bisa dijumpai di Kota Waiwerang. Waiwerang merupakan kota terbesar di pulau ini dengan pasar tradisional andalan pada hari Senin dan Kamis.

Sementara bila ingin menginap di Larantuka ataupun di Lembata, wisatawan tak perlu khawatir karena sejumlah hotel, homestay dan restoran pun telah dibangun. Flores Timur memiliki kuliner ikan bakar dan sup ikan andalan, karena bahan baku ikan segar yang ditangkap nelayan di wilayah ini. (tim/boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya