oleh

Liburan Akhir Tahun ke Bali? Penumpang Pesawat Wajib Swab Test PCR

Denpasar, Lintasnusanews.com – Gubernur Bali, I Wayan Koster mengeluarkan surat edaran mewajibkan swab test bagi wisatawan yang libur ke Bali bagi penumpang pesawat. Sementara yang menggunakan jalan darat, wajib melakukan rapid test antigen, untuk mengantisipasi penularan Covid19 pada akhir tahun.

“Bagi transportasi udara, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan. Dan mengisi e-HAC Indonesia. Bagi yang memakai kendaraan pribadi melalui transportasi darat dan laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji Rapid Test Antigen. Paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan,” demikian isi surat edaran yang ditandatangani, Wayan Koster, Selasa (15/12/2020).

Peraturan yang berlaku tanggal 08 Desember 2020 hingga 04 Januari 2021 ini juga berlaku untuk pelaku usaha dan masyarakat Bali. Sejumlah larangan diberlakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19.

“Dilarang keras menyelenggarakan pesta perayaan tahun baru dan sejenisnya di dalam dan/atau di luar ruangan, menggunakan petasan, kembang api, dan sejenisnya dan mabuk minuman keras. Setiap orang, pelaku Usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas,” isi surat edaran.

Selama Libur di Bali Wisatawan Wajib Kantongi Hasil Test Swab

Surat edaran ini berdasarkan pada Pergub Bali nomor 46 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan. Selain itu, Surat edaran Gubernur Bali nomor 3355 tahun 2020 tentang protokol tatanan kehidupan era baru.

“Masih tingginya tingkat penularan kasus positif Covid19. Meningkatnya arus kunjungan ke Bali dan tingginya potensi kerumunan masyarakat selama libur Hari Raya Natal. Dan menyambut Tahun Baru 2021 di Bali. Perlunya bagi semua pihak untuk menjaga kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan. Serta citra positif Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia,” tulis surat edaran.

Hasil test swab PCR berlaku selama 14 hari, apabila wisatawan masih berada di Bali wajib mengantongi surat keterangan hasil test.

“Surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR dan hasil negatif uji Rapid Test Antigen berlaku selama 14 (empat belas) hari sejak diterbitkan. Selama masih berada di Bali wajib memiliki surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau hasil negatif uji Rapid Test Antigen yang masih berlaku,” isi surat edaran. (tim/boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya