oleh

Konsolidasi Hotel BUMN, Hotel Inaya Putri Bali Jadi Hotel Merusaka Nusa Dua

Badung, Lintasnusanews.com – Hotel Inaya Putri Bali yang terletak di kawasan eksklusif Nusa Dua Bali, resmi ganti nama menjadi Hotel Merusaka Nusa Dua pada Kamis (08/04/2021). Pergantian nama hotel BUMN ini, bersamaan dengan dua hotel lainnya yaitu Inna Parapat menjadi Khas Parapat dan Grand Inna Padang menjadi Truntum Padang.

Direktur Utama Hotel Indonesia Group, Qodie Ibrahim mengatakan pergantian nama ini, selaras dengan program konsolidasi hotel BUMN yang dicanangkan Menteri BUMN, Erick Thohir.

“Kami sangat bersemangat dengan peluncuran transformasi ketiga brand hotel ini. Kami berharap dengan peluncuran brand hotel kami ini akan membawa kami menuju hal yang lebih positif. Dan memperkuat langkah kami dalam bersaing di industri perhotelan,” ungkap Qodie saat acara peresmian Hotel Merusaka Nusa Dua, Kamis (08/04/2021) lalu.

Qodie menjelaskan, branding hotel BUMN selalu mengutamakan ciri khas Indonesia dan menampilkan budaya Indonesia. Namun demikian, brand hotel juga dipadukan dengan standar internasional untuk memberikan pengalaman berbeda kepada wisatawan.

“Brand hotel kami mengedepankan layanan dengan keramahtamahan khas Indonesia dan menampilkan berbagai kearifan lokal yang dipadukan dengan standar internasional yang memanjakan lima indra sehingga memberikan pengalaman yang berbeda bagi para tamu” tambah Qodie.

Desain Hotel Merusaka Nusa Dua Bali Adopsi Budaya Bali

Nama Hotel Merusaka Nusa Dua ini terinspirasi dari kepercayaan Hindu Bali yang meyakini Merusaka melambangkan Nirwana yang pertama. Selain itu, menjadi tujuan impian yang megah dan monumental dengan mengangkat pesona serta kharisma budaya Bali.

Hotel Merusaka Nusa Dua Bali, memiliki akses langsung ke pantai pasir putih. Arsitektur hotel menampilkan kebudayaan Bali, terutama Tujuh Dewi Bali dan Desa Penglipuran.

Desain kamar hingga lobi yang berbentuk seperti lumbung padi tradisional Bali. Hotel Merusaka memadukan kesenian lokal dan budaya Bali. Memiliki ciri khas lantai kayu, area tempat duduk, balkon yang luas dan fasilitas bathtub kamar mandi serta shower terpisah.

Hotel Merusaka memiliki kolam renang tiga tingkat. Dua kolam renang berukuran sedang di kanan dan kirinya, sementara satu kolam renang dengan jumping board yang terletak di area beach club.

Sementara General Manager Merusaka Nusa Dua, I Made Merta menjelaskan, sejarah hotel ini mulai dibangun sejak tahun 1983 dengan nama Hotel Bali Nusa Dua. Selanjutnya pada tahun 2012, hotel diratakan dan dibangun kembali dengan konsep baru dan diberi nama Hotel Inaya Putri Bali.

“Ini merupakan momen yang penting bagi kami. Hotel Inaya Putri Bali memiliki sejarah panjang hingga akhirnya kini bertransformasi menjadi Merusaka Nusa Dua. Selama bertahun-tahun lamanya, Inaya Putri Bali terus meningkatkan kualitas produk dan layanan dalam melayani tamu dari berbagai negara. Hingga akhirnya, kami kembali melakukan perubahan besar,” tuturnya.

Made Merta menambahkan, Merusaka Nusa Dua terus melakukan pembenahan dan penyesuaian diri dengan tatanan baru. Pembenahan dilakukan untuk memenuhi standar pelayanan tamu dalam era new normal, demi kenyamanan wisatawan baik lokal maupun asing.

“Kami selalu mengedepankan kenyamanan dan keamanan tamu kami. Sehingga kami terus menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan yang disiplin dan pastinya standar tinggi pelayanan tamu. Seluruh karyawan Merusaka Nusa Dua juga telah menerima vaksinasi Covid19,” pungkasnya. (boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya