oleh

Terima Turkish Airlines, Bandara Bali Telah Melayani 28.535 Penumpang Internasional

Denpasar, Lintasnusanews.com – Maskapai Turkish Airlines landing perdana di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, (29/03/2022) malam mengangkut 288 penumpang. Pesawat Boeing 787-900 Dreamliner ini akan melayani rute yang sama setia hari Selasa, Kamis dan Minggu.

“Melayani penerbangan internasioanl yang terbang secara reguler 3 kali seminggu dengan menggunakan maskapai Turkish Airlines. Sekaligus menjadi rute Istanbul satu-satunya beroperasi dari 7 rute internasional saat ini,” kata GM Angkasa Pura I Ngurah Rai Bali, Herry A.Y. Sikado, Rabu (30/03/2022).

Herry menjelaskan, pesawat Turkish Airlines dengan kapasitas 300 penumpang ini terisi penuh, sebagai pertanda animo turis asing ke Bali terus meningkat.

“Ini menandakan suatu animo pengguna jasa penerbangan internasional sudah mengalami peningkatan. Yang tak lepas dari sinergi para stakeholder menjaga kepercayaan para pengguna jasa transportasi udara,” ujarnya.

Menurut Herry, Manajemen Angkasa Pura I Ngurah Rai Bali terus membenahi pelayanan sehingga para pengguna jasa nyaman.

“Kami apresiasi upaya yang terus disempurnakan oleh seluruh entitas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Agar penerbangan internasional dapat terus berjalan lancar. Proses alur penumpang tidak terlalu lama dilalui sebab secara teknis seluruh persyaratan sudah terdigitalisasi,” katanya.

Hingga saat ini, Bandara internasional Ngurah Rai Bali telah melayani 7 rute penerbangan internasional yang tiba maupun berangkat. Dengan total penumpang internasional mencapai 28.535 orang sejak 03 Februari hingga 29 Maret 2022.

“Adapun rute internasional yang telah beroperasi sebanyak 7 rute yaitu Narita, Sydney, Singapura, Melbourne, Kuala Lumpur, Doha dan Istanbul. Kami tetap optimis capaian ini akan meningkat dengan dibarengi protokol kesehatan operasional penerbangan internasional,” ungkapnya.

Herry berharap pertumbuhan jumlah penumpang internasional ini membawa trend positif bagi pertumbuhan pariwisata Bali.

“Kami berharap pertumbuhan positif ini dapat memulihkan kembali sektor aviasi. Pulau Bali perekonomian dominan masyarakatnya bergerak pada bisnis pariwisata,” pungkasnya.

Editor: Ambros Boli Berani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya