oleh

Sejak Bebas karantina, Kunjungan Turis Asing ke Potato Head Beach Club Bali Mulai Meningkat

Badung, Lintasnusanews.com – Potato Head Beach Club di kawasan wisata Petitenget Bali mulai ramai dikunjungi turis asing sejak kebijakan bebas karantina. Peningkatan kunjungan terjadi sejak awal maret dibanding dua tahun sebelumnya akibat pandemi Covid19.

“Ada peningkatan yang bisa dibilang cukup signifikan. Baik dari tamu internasional, itu juga ada turis datang dari domestik. Karena pembebasan tes antigen dan PCR itu juga menambah turis yang datang,” ungkap Direktur Operasional Potato Head, Ahmad Syafitra, Jumat (08/04/2022) malam.

Ahmad mengaku, estimasi peningkatan turis internasional sebesar 20 persen pada bulan Maret jika dibanding bulan sebelumnya.

“Estimasi peningkatan internasional masih dalam angka 20 persen. Dan untuk domestik dari bulan Maret lalu, itu menunjukkan peningkatan sekitar 40 persen dari bulan sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Ahmad, peningkatan kunjungan wisatawan lokal juga terlihat sejak kebijakan tes antigen dan PCR bagi pelaku perjalanan. Kunjungan turis di Potato Head Bali selama pandemi Covid19 didominasi turis lokal.

Kalau di Desember kemarin dodominasi oleh turis lokal yang sifatnya 97 persen oleh turis domestik. Dan 3 persen oleh turis internasional yang tinggal di Indonesia. Jadi bukan turis yang datang dari luar negeri. Saat ini 75 persen masih dikuasai tingkat kunjungan turis domestik,” jelasnya.

Desa Potato Head Bali merupakan gabungan dari Potato Head Studio sebagai hotel dengan 168 kamar, Beach Club yang telah beroperasi 12 tahun. Selain itu juga Potato Head Suit yang rencananya akan dibuka kembali pada bulan Juni setelah 2 tahun ditutup.

Sementara itu, pantauan Lintasnusanews.com sejumlah cafe dan restoran sepanjang jalan kawasan wisata Petitenget, Seminyak, Legian dan Kuta Bali mulai beroperasi. Namun demikian, belum semua usaha di wilayah ini beroperasi termasuk penginapan villa hotel dan homestay.

Sejak kebijakan bebas karantina, turis asing yang masuk ke Bali mencapai 28 ribu lebih dengan 6 maskapai internasional. Bandara Ngurah Rai Bali melayani 8 rute penerbangan dari 6 negara yakni, Jepang, Singapura, Malaysia, Qatar, Turki dan Australia. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya