oleh

Turis Asing Ramai, Bali Butuh Kendaraan Ramah Lingkungan dan Energi Panel Surya

Denpasar Lintasnusanews.com – Turis asing mulai ramai ke Bali setelah Pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan bebas karantina pada 07 Maret lalu. Peningkatan kunjungan ini tentu membawa dampak pada lingkungan, karena kemacetan dan asap kendaraan tak terhindarkan.

Para relawan dan pelaku bisnis di Bali pun mulai terpanggil peduli lingkungan demi pariwisata berkelanjutan. Apalagi alam Bali sempat pulih dan jauh dari polusi, setelah pariwisata ditutup akibat pandemi Covid19.

Salah satunya Jan Hendrick Jurgens, Owner Skutis Corporation yang berlokasi di kawasan Kerobokan Bali. Hendrick mengajak pebisnis di Bali mulai menggunakan sumber energi terbarukan panel surya. Selain itu, kendaraan ramah lingkungan seperti skutis elektris, sepeda dan motor elektris.

Menurut Hendrick, kemacetan mulai terjadi di kawasan wisata, sehingga polusi udara mulai meningkat sejak Bali dibuka kembali. Oleh karena itu kata dia, sudah saatnya pariwisata Bali beralih ke penggunaan energi panel surya dan kendaraan ramah lingkungan.

“Kendaraan ramah lingkungan tidak menyebabkan polusi, karena menggunakan listrik. Tetapi akan lebih baik, semua usaha bisnis atau perorangan di Bali menggunakan energi berkelanjutan dari panel surya,” kata Hendrick, Jumat (18/04/2022) petang.

Pria asal Belanda itu mengatakan, pelaku bisnis seperti hotel, villa, restoran dan sejenisnya akan lebih menghemat biaya listrik. Karena biaya pengadaan dan instalasi awal, akan kembali modal pada empat tahun pertama.

“Panel surya sekarang sangat terjangkau dan sangat efektif untuk menghemat ongkos listrik. Juga untuk mengurangi konsumsi eneergi dari sumber yang tidak berkelanjutan (listrik PLN). Kalau rumah, pabrik atau gedung gunakan panel surya, kita biasanya cuma membutuhkan empat tahun untuk ongkos listrik. Tapi sesudah itu kita sudah menggunakan listrik gratis,” tuturnya.

“Karena kita akan selalu menggunakan listrik. Jadi lebih bagus kalau kita memproduksi listrik sendiri serta ramah lingkungan. Tentu saja kita secara pribadi atau memilih panel surya, kita juga mendukung Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Bali. Untuk memproduksi 23 persen listrik dari sumber energi berkelanjutan,” kata Hendrick.

Turis Asing Ikut Kampanye Greening Bali Travel

Baca juga: Dukung Pemulihan Lingkungan, Komunitas KemBALI Becik Luncurkan Greening Bali Travel

Hendrik juga bergabung di komunitas “kemBali Becik” yang diluncurkan pada 08 April lalu setelah sebulan kebijakan bebas karantina turis asing. Tak hanya orang Indonesia, tapi puluhan turis asing ikut bergabung dalam kampanye Greening Bali Travel.

Komunitas ini akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Desa Adat untuk mengedukasi masyarakat maupun wisatawan. Karena Bali memiliki keunikan akan budaya dan adatnya yang masih terjaga kuat sampai saat ini.

Salah satu tokoh peduli sampah plastik yang masuk nominasi 10 besar CNN Heroes 2021 Plastic Exchange hadir sebagai salah satu narasumber. Janur yang terkenal menukarkan sembako dengan sampah plastik selama pandemi Covid19 itu menegaskan, kepedulian pada sampah harus dimulai dari diri sendiri.

“3 kali sehari, kalau 90 hari maka kamu akan menambah 100 kali. Apapun yang kamu lakukan, ulangi 100 kali untuk mengingat gerakannya. Lakukan dan ulangi sampai 1000 kali,” ungkap Janur saat launching Greening Bali Travel, 8 April lalu.

Hasil survey yang dilakukan Universitas Udayana, masyarakat Bali mendukung bentuk pariwisata ramah lingkungan dan berbasis alam. Pariwisata yang ramah lingkungan ini juga sejalan dengan nilai-nilai masyarakat Hindu Bali yakni Tri Hita Karana. Dimana salah satunya adalah menjaga hubungan dengan alam. (*)

Penulis : Ambros Boli Berani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 komentar

    1. Iya buk, menjaga lingkungan Bali akan menjaga pariwisata berkelanjutan demi generasi mendatang. Belum banyak yang paham terkait kendaraan ramah lingkungan dan energi terbarukan. Sehingga butuh kerja keras semua pihak untuk edukasi. Makasih buk

Berita Lainnya