oleh

Viral Guru Cukur Rambut Siswa SMPN 2 Kuta Berakhir Damai

Denpasar, Lintasnusanews.com – Viralnya kasus guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kuta berinisial INDP yang mencukur rambut siswa berinisal FR yang berujung proses hukum berakhir damai. Orang tua siswa kelas 8 tersebut sepakat berdamai melalui mediasi di sekolah tersebut.

“Kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan. Hadir juga kepala sekolah, komite sekolah, guru, dan orang tua siswa,” ungkap Koordinator Forum Komunikasi Peduli Pendidikan (FKPP) Bali,  Gede Suardana, Selasa (21/11/2023).

Suardana mengaku, proses mediasi berjalan lancara dan dalam suasana kekeluargaan. Dengan adanya proses mediasi ini, kata Suardana, proses hukum dikepolisian akan dihentikan.

Suardana berharap, mediasi damai ini ditindaklanjuti dalam proses restorative justice di kepolisian. Menurutnya, siswa FR meminta maaf sambil mencium tangan gurunya Dewa Nyoman Pujawan. Pujawan pun memeluk erat siswanya disaksikan sejumlah pihak yang hadir.

“Semoga ini menjadi pembelajaran bersama bagi masyarakat, orang tua, guru, dan siswa dalam mendidikan anak-anak di sekolah,” harapnya.

Terkait perdamaian itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung Iptu I Made Sudana enggan berkomentar banyak. Sudana mengaku belum mendapatkan informasi dari penyidik.

“Kalau memang udah dilakukan upaya kekeluargaan, dan ke dua belah pihak sepakat damai, nantinya akan dilakukan RJ (restorative justice) oleh penyidik,” ujarnya.

Sebelumnya kasus ini viral di media sosial yang berujung beragam tanggapan masyarakat. Sejumlah netizen mengumpat tindakan orangtua siswa yang melaporkan kasus itu ke polisi.

Dalam video yang direkam oleh seorang siswa secara diam-diam, FR menolak dicukur rambutnya dalam kegiatan sidak rambut SMPN 2 Kuta. Hasil tangkapan layar transaksi komunikasi antara guru dan orangtua pun beredar di media sosial.

Sebelum terjaring sidak rambut, guru telah mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp kepada orangtua, meminta agar rambut FR dicukur. Orangtua pun mengaku susah mengatur anaknya karena menolak cukur rambutnya.

Namun karena peringatan oleh guru tersebut tidak diindahkan, sehingga guru mengambil tindakan mencukur rambut siswa FR. (boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya