oleh

Lantik 9 Pejabat, Sekjend Kemendikbud Minta Bangun Sinergi dan Hilangkan Sekat Organisasi

Jakarta, LNN – Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ainun Na’im meminta para pejabat membangun sinergi dan menghilangkan sekat organisasi demi memajukan pendidikan dan kebudayaan. Hal ini disampaikannya saat melantik 7 orang pejabat pimpinan tinggi pratama dan 2 orang pejabat fungsional ahli utama di lingkungan Kemendikbud, di Graha Utama Gedung Ki Hadjar Dewantara Jakarta, Selasa (31/12/2019).

Dalam sambutannya, Ainun mengingatkan bahwa dalam Kabinet Indonesia Maju, Kemendikbud mengemban tugas mengelola pendidikan dari tingkat usia dini hingga perguruan tinggi, termasuk fungsi kebudayaan. Ia berharap, para pejabat yang dilantik dapat memperkuat Kemendikbud dalam menjalankan tugas yang diamanatkan.

“Mari kita bersama-sama bangun sinergi dan kekompakan, tinggalkan sekat-sekat organisasi untuk berkolaborasi memajukan pendidikan dan kebudayaan,” katanya.

Baca: Mendikbud Himbau Perkuat Program Kebudayaan Bagi Milenial

Kesembilan pejabat yang dilantik tersebut adalah Harmanto sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Utama, Suyono sebagai Widyaiswara Ahli Utama pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai, Dyah Ismayanti sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Sri Hartini sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan. Selanjutnya, Thamrin Kasman sebagai Sekretaris Inspektorat Jenderal, Sutoyo sebagai Inspektur I Inspektorat Jenderal, Subiyantoro sebagai Inspektur II Inspektorat Jenderal, Ir. Muhaswad Dwiyanto sebagai Inspektur III Inspektorat Jenderal, serta Drs. Bernard Purba sebagai Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal.

Kepada para inspektur yang dilantik, Ainun berpesan agar meningkatkan kinerja pengawasan internal dan pencegahan korupsi di lingkungan Kemendikbud. Selanjutnya kepada Sekretaris Inspektorat Jenderal dan Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan, Sekjend menyampaikan agar meningkatkan koordinasi dan dukungan teknis, serta administrasi untuk masing-masing unit.

Baca: Wujudkan Kemerdekaan Belajar, Kemendikbud Lakukan Penyesuaian UN dan Ujian Sekolah

Sementara itu, Ainun juga mengingatkan Kepala Biro Sumber Daya Manusia, tentang pentingnya peningkatan pengelolaan manajemen SDM berbasis meritokrasi sesuai amanah undang-undang.

“Saya minta untuk segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera mengalihkan pegawai yang melaksanakan fungsi pendidikan tinggi dari Kemristekdikti ke Kemendikbud,” pesannya.

Untuk mendukung kemajuan pendidikan berbasis teknologi informasi, Ainun berharap kepada Pejabat Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Utama untuk menyusun ide-ide pembaruan model teknologi pembelajaran yang akan digunakan pada semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.

Selain itu, sejalan dengan pembangunan SDM unggul, ia juga menyampaikan agar Pejabat Widyaiswara Ahli Utama untuk meningkatkan profesionalitas dan menciptakan inovasi serta kreatifitas dalam mendidik, mengajar, dan melatih PNS di lingkungan Kemendikbud. (Boy/Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya