oleh

Tradisi Hari Raya Nyepi Umat Hindu Bali

Badung, Lintasnusanews.com – Nyepi merupakan hari raya suci umat Hindu Bali yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka sesuai perhitungan kalender Bali yang jatuh pafa hitungan Tilem Kesanga (IX) yang diyakini sebagai hari penyucian dewa-dewa. Umat Hindu Bali merayakan dengan menjalankan Catur Brata Penyepian yakni menghentikan segala aktifitas duniawi.

Catur Brata Penyepian secara tradisi umat Hindu Bali terdapat empat larangan atau pantangan yang dijalankan selama 24 jam. Yakni Amati Geni yang artinya tidak menyalakan api ataupun listrik, Amati Karya yakni dilarang bekerja, Amati Lelungan merupakan larangan bepergian keluar rumah dan Amati Lelanguan yakni larangan keinginan bersenang-senang.

Catur Brata Penyepian bertujuan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk menyucikan Bhuana Alit (manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta).

Momentum liburan Hari Raya Nyepi ini dimanfaatkan sebagian warga non Hindu untuk berlibur di sejumlah hotel kawasan wisata, salah satunya di Padma Legian Ressort. Hotel ini terletak di pantai selatan pulau Bali dengan total 405 kamar, dimana 6 diantaranya adalah junior suite dan 12 suite.

Empat lantai bangunan utama serta dua lantai chalet terawat dengan baik dengan dilengkapi taman yang indah. Ressort mewah ini juga menawarkan kolam teratai yang romantis. Kamar terbilang nyaman dilengkapi kamar mandi en suite, televisi, minibar, brankas, fasilitas pembuat teh dan kopi, dan AC yang standar semua ruangan.

Kamar tipe Suite, memiliki ruangan yang lebih luas, kamar mandi yang lebih besar, dan tambahan tempat duduk yang nyaman. Semua unit akomodasi memiliki balkon atau teras.

Liburan Hari Raya Nyepi di Hotel, Warga Bali Nikmati Paket Fasilitas

Tamu yang menikmati paket Nyepi di Padma Legian Ressort ini disiapkan sarapan, makan siang dan makan malam di area restoran. Selain itu, bebas menikmati fasilitas kolam renang, area olahraga panahan. Fasilitas snack bar di tepi kolam renang, dan kursi berjemur serta payung yang ditata rapi.

Selain renang, layanan pijat dan spa namun tentunya dikenakan biaya tambahan selain harga kamar. Penggemar olahraga juga dapat mencoba latihan di gym yang dilengkapi dengan program aerobik, atau bermain tenis.

Seorang tamu di Padma Legian Ressort, Mey Lee yang menikmati olahraga panahan mengaku sering menikmati paket Nyepi di hotel ini. Menurut Mey, fasilitas untuk keluarga menjadikan hotel ini jadi favorit keluarganya.

“Tinggal di Bali, cuma karena ada Nyepi jadi kita habisin staycation di sini. Kita sudah beberapa kali habiskan liburan di Padma Ressort Legian. Sering kita ke sini selalu sekeluarga. Karena hotelnya family friendly banget, kemudian acitvity nya banyak banget. Salah satunya ya panahan ini, anak-anak pada suka,” tuturnya.

Manajer Hotel Padma Ressort Legian, Kristanti Tannady menjelaskan, tamu pada Nyepi tahun ini belum ramai. Hingga saat ini tamu asing belum banyak ke Bali dengan banyaknya persyaratan masuk ke Indonesia.

“Kita menawarkan banyak aktifitas baik indoor maupun outdoor jadi tamu merasa nyaman karena dari pagi sampai malam hari beragam. Juga ada pilihan seperti makanan dan minuman di restoran. Kita juga edukasi tamu mengenai tradisi di Bali seperti pembuatan canang, mengenalkan cara bermain musik gamelan,” jelasnya.

Sementara aktivitas warga di luar kawasan hotel atau perumahan hanya terlihat pecalang atau polisi desa adat yang berpatroli untuk mengawasi aktivitas warga.

Selain itu, Bandara Ngurah Rai ditutup selama 24 jam, juga pintu keluar dan masuk ke wilayah Bali seperti Pelabuhan Gilimanuk di Jembrana dan Pelabuhan Padangbai di Karangasem juga dittutup 24 jam. (boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya