oleh

Inspektur PPATK, I Nyoman Jendrika Jabat Bupati Klungkung

Denpasar, Lintasnusanews.com – Inspektur Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), I Nyoman Jendrika dilantik menjadi Bupati Klungkung hingga Pemilukada 2024. Pelantikan itu dilakukan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Sabtu (16/12/2023).

Prosesi pelantikan diawali dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu oleh Pj. Gubernur Bali. Kemudian dilanjutkan penandatanganan berita acara pengucapan sumpah jabatan dan pakta integritas. Selanjutnya pemasangan tanda pangkat, penyematan tanda jabatan dan penyerahan SK Mendagri.

Pengangkatan I Nyoman Jendrika berdasarkan SK Mendagri tanggal 13 Desember 2023, Jendrika ditetapkan sebagai Pj. Bupati Klungkung dengan masa jabatan paling lama satu tahun terhitung sejak tanggal pelantikan.

Mahendra Jaya mengatakan, kewenangan yang dimiliki oleh Penjabat Bupati Klungkung tidak berbeda jauh dengan pejabat definitif. Namun demikian, beberapa hal harus dilakukan dengan persetujuan Mendagri.

“Seorang penjabat bupati mempunyai tugas dan tanggungjawab berat. Karena mengisi kekosongan jabatan di tahun politik,” ungkap Mahendra Jaya.

Dalam acara pelantikan, Mahendra Jaya juga memaparkan sejumlah tugas utama yang harus diemban penjabat bupati. Diantaranya, Pj. Bupati bertugas menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan melanjutkan program pembangunan.

Selain itu, Pj. Bupati harus mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung dengan baik. Sehingga dapat mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya, melaksanakan program-program prioritas nasional, diantaranya pengendalian inflasi, penuntasan kemiskinan ekstrem dan pengentasan kemiskinan, penanganan stunting. Pj Bupati juga bertugas meningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta mengatasi persoalan pengangguran.

Dalam upaya mempercepat pencapaian target dari berbagai kebijakan prioritas tersebut, Mahendra menyarankan Pj. Bupati Klungkung menerapkan pola “ngrombo” atau bergotong royong dengan menyertakan filantropis, pelaku usaha dan stakeholder lainnya.

I Nyoman Jendrika Diminta Jaga Kondusifitas Pemilu 2024

Mahendra juga mengingatkan Jendrika untuk mendukung dan memfasilitasi seluruh tahapan pelaksanaan Pemilu dan pilkada serentak nasional Tahun 2024. Serta menjaga stabilitas politik, pemerintahan, dan keamanan. Karena tanpa stabilitas yang kuat, program pemerintah akan sulit untuk dijalankan secara optimal.

“Hal ini tidak lepas dari peran serta seluruh stakeholder. Diimbangi karakter masyarakat Bali yang sangat patuh dengan norma, saling menghargai serta senang kedamaian. Situasi kondusif ini harus terus kita jaga bersama. Aparatur negara harus menjadi role model netralitas dan profesionalitas agar Pemilu dapat berjalan secara jujur dan adil,”tegasnya.

Masih dalam arahannya, Pj. Gubernur Mahendra Jaya menyinggung upaya pengendalian inflasi jelang pergantian tahun. Menurutnya, pengendalian inflasi bisa dilakukan dengan menjaga ketersediaan pasokan kebutuhan pokok, memastikan kelancaran distribusi dan memastikan keterjangkauan harga.

Mengakhiri sambutannya, mantan Direktur Kriminal Umum Polda Bali itu juga menyampaikan terima kasih kepada I Nyoman Suwirta dan I Made Kasta, selaku Bupati Klungkung dan Wakil Bupati Klungkung periode 2013-2018 dan 2018-2023. (boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lainnya