oleh

Kantongi SK PDIP, Maria Geong Gelar Ritual Wuat Wa’i Mohon Dukungan Leluhur

Labuan Bajo, Lintasnusanews.com – Bakal Calon Bupati Manggarai Barat drh. Maria Geong, ph.D menggelar ritual adat Wuat Wa’i sesuai tradisi Manggarai di Kampung Ranggu,Desa Ranggu, Kecamatan Kuwus. Ritual adat perutusan itu untuk memohon dukungan leluhur setelah Maria Geong dan Bakal Calon Wakilnya Silverius Syukur mengantongi SK PDIP.

“Keluarga dan undangan, hari ini saya harus bicara. Kenapa saya harus maju Bupati di Pilkada Mabar 2020 ini. Lima tahun yang lalu dirumah gendang ini saya dan keluarga lakukan hal ritual yang sama”, kata Maria Geong, Senin (13/07/2020).

Baca juga: 90 Persen dari Total APBD Manggarai Barat 1,3 Triliun, Masih Dibantu Pusat

Maria Geong yang masih menjabat Wakil Bupati Manggarai Barat ini menjelaskan, ritual adat Wuat Wa’i merupakan prosesi perutusan dengan memohon dukungan leluhur. Karena sudah bertekad menghadapi Pilkada Manggarai Barat 9 Desember mendatang.

“Saya dan keluarga sudah sepakat untuk maju. Bahkan menurut Pak Bupati, saya sacrifice selama empat setengah tahun. Dan saya ingat misa perutusan saya pada waktu itu untuk menjadi pelayan, melayani. Sehingga itu saya harus jalani dengan sungguh sungguh,” ujarnya.

Geong menyadari bahwa 259.000 masyarakat Manggarai Barat sedang berharap akan perubahan. Karena itu mandataris estafet kepemimpinan harus selalu dipegang teguh dengan kerja keras. Selain itu membutuhkan ketulusan hati dan keseriusan, terutama dalam menghadapi pilkada tahun ini.

“Sebagai birokrat murni, saya wajib memegang teguh dan taat pada amanat UU tersebut. Karena itu, tidak akan ada pertikaian diantara kami dikemudian hari. Saya harus selalu utamakan keutuhan birokrasi dan pegang teguh Amanat Penderitaan Rakyat. Ada 269.000 masyarakat Mabar saat ini yang harus diperjuangkan. Ini komitmen kami berdua,” tegas Lulusan S3 Murdoch University of Australia itu.

Wanita kelahiran 21 November 1957 ini terlihat optimis menghadapi pertarungan di pilkada Mabar mendatang. Rasa optimisme semakin kuat ketika mengantongi SK dukungan PDIP yang ditandatangani Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

“Di sini saya tegaskan, saya sudah masuk dalam bursa calon dan sudah siap maju di Pilkada Mabar Desember mendatang. Apa saja partai pendukungnya akan kami sampaikan secara resmi pada saat deklarasi nanti. Saya percaya PDI-P dan Ibu Megawati tidak sedang main-main,” tandasnya.

Bersama Bakal Calon Wakil Bupati Silvesrius Syukur mengusung paket “Misi”, Geong optimis meraih dukungan penuh dari keluarga dan masyarakat Manggarai Barat.

Maria Geong Dianggap Layak Karena Mampu Berkomunikasi Level Internasional

Sementara Wakil Ketua I DPC PDI-P Manggaarai Barat Darius Angkur mengatakan, Paket Misi telah mendapatk dukungan penuh dari Pengurus Pusat.

“Ibu Maria dan Pak Sil sudah direstui oleh pengurus pusat. Jadi paket Misi sudah tidak bisa dipisahkan lagi,” kata Angkur.

Angkur juga mengimbau masyarakat yang hadir dalam acara tersebut untuk memilih pemimpin yang mampu berkomunikasi di level nasional maupun internasional. Apalagi Manggaarai Barat sudah ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata premium, sehingga butuh pemimpin yang bisa berhahasa asing.

”Labuan Bajo sebagai penyelenggara G20 Asian Summit pada tahun 2023 mendatang, seperti yang disampaikan Presiden Jokowi belum lama ini. Harus kita manfaatkan dengan baik. Untuk itu Mabar harus dipimpin oleh pemimpin yang bisa berkomunikasi dengan dunia Internasional,” ujar Darius.

Hadir dalam prosesi ritual Wuat Wa’i, Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula, para tetua adat dan Pengurus DPC PDI-P Manggarai Barat. Selain itu, 48 utusan gendang atau rumah adat dari berbagai kecamatan, perwakilan massa pendukung dari 12 Kecamatan serta relawan milenial paket Misi. (lom/boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya