oleh

Aksi Demo Peringati Hari HAM Sedunia, Pendemo Sentil Menteri Korupsi Bansos

Denpasar, Lintasnusanews.com – Aksi demo memperingat Hari Hak asasi Manusia (HAM) sedunia, mahasiswa Bali menyinggung kelakuan Mensos Korupsi bansos, karena merupakan hak rakyat ditengah pandemi Covid19. Mahasiswa juga menagih penyelesaian kasus HAM oleh pemerintahan Joko Widodo.

“Janji pemerintah akan mengusut kasus-kasus HAM di negeri ini tidak ada bukti. Jangankan mengusut, menghentikan kasus HAM yang sampai saat ini masih sering terjadi, pemerintah tidak bisa,” ungkap salah seorang orator, Kamis (10/12/2020) di Patung Catur Muka, Denpasar.

Para mahasiswa silih berganti melakukan orasi. Sembari membentangkan spanduk warna putih, mereka mengungkit sejumlah kasus HAM yang dianggap tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah.

“Kasus munir, petani yang mempertahankan haknya dan kasus-kasus lain, mana janji pemerintah untuk mengusutnya,” teriak peserta aksi.

Selain persoalan HAM, di sela-sela orasi pendemo juga menyinggung maraknya kasus korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara. Termasuk kasus korupsi bansos yang melibatkan Menteri Sosial, Juliari Batubara.

“Yang keterlaluan, ada menteri mengkorupsi uang bantuan kepada masyarakat. Padahal mereka sudah tahu masyarakat sedang susah karena pandemi Covid-19,” ucap pendemo.

Meski berlangsung damai, aksi yang menjadi perhatian masyarakat pengguna jalan ini dijaga ketat oleh aparat kepolisian dari Polresta Denpasar dan Polda Bali.

Bahkan personel Brimob Polda Bali juga terlihat mengamankan jalannya aksi demo Hari HAM yang menyentil kasus korupsi bansos pekan lalu. Selain itu tidak jauh dari Patung Catur Muka, satu unit mobil water cannon dikerahkan.

Sesuai ketentuan, polisi memberi waktu kepada peserta untuk menggelar aksi hingga pukul 18.00 Wita. Namun lantaran sudah lewat, petugas akhirnya meminta pendemo membubarkan diri.

“Sudah lewat, silahkan bubar,” kata Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Gede Putu Putra Astawa yang turun langsung mengamankan aksi damai. (awd/boy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya