oleh

Panen Raya Bawang Merah di Egon Gahar, Bupati Sikka NTT Dorong Pertanian Hortikultura

Maumere, Lintasnusanews.com  – Bupati Sikka NTT, Fransiskus Roberto Diogo mengapresiasi hasil kerja sekolah petani Egon Gahar dan mendorong pertanian hortikultura. Menurutnya, sektor pertanian hortikultura dapat mendongkrak penghasilan para petani di masa pandemi Covid19.
“Ini panen raya perdana bayang merah yang digalakkan oleh sekolah petani di Desa Egon Gahar. Ini harus menjadi contoh untuk desa-desa lainnya. Namun diharapkan petani juga perlu menggalakkan tanaman Holtikultura,” ungkap Robi di Desa Egon Gahar, Selasa (23/8).
Panen raya bawang merah hasil sekolah petani kelompok Wuli Lado 1 membawa dampak positif bagi petani di Sikka dan meningkatkan perekonomian desa. Selanjutnya Robi meminta masyarakat untuk budidaya udang yang juga permintaan pasarnya sangat tinggi. Apalagi menurut Bupati Sikka, kebutuhan sumber air di wilayah Egon Gahar sangat mencukupi dan mendukung kegiatan pertanian hortikultura.
“Sumber air di sini sangat mencukupi. Oleh karenanya, butuh sarana tambahan seperti perpipaan untuk memudahkan aliran air ke desa dan kebun petani,” ujarnya.
Sementara Ketua Kelompok Tani Wuli Lado 1, Antonius Asar dalam kesempatan berdialog berharap, janji bantuan perpipaan oleh bupati segera terealisir. Karena dengan demikian memudahkan para petani mengalirkan air dari sumber mata air yang jaraknya mencapai 1,2 kilometer.
“Kesulitan para petani untuk membudidayakan holtikutura dan tanaman lainnya. Kami hanya membutuhkan pipa agar bisa mengalirkan air dari sumber mata air yang jaraknya 1.2 Km. Dengan air yang mencukupi, kami yakin peningkatan ekonomi petani pasti berhasil,” harap Antonius.
Hal senada disampaikan anggota DPRD Sikka, Stefanus Sumadi. Menurutnya, permintaan masyarakat terpencil seperti Desa Egon Gahar ini perlu diperhatikan pemerintah.
“Saat ini warga masyarakat Desa Egon Gahar boleh merasakan pembangunan di wilayah desa terpencil. Pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan akhirnya dapat terwujud,” jelas Stefanus.
Stefanus juga mengapresiasi kepemimpinan Robi Idong yang memperhatikan kebutuhan masyarakat terpencil.
“Saat ini keluhan warga terkait pembangunan infrastruktur jalan akhirnya dapat dibangun secara merata berkat perjuangan bupati Sikka,” kata Stefanus. (rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya