oleh

Anggota DPRD Sikka Fraksi Hanura Membantu Uang Sekolah 13 Siswa Kurang Mampu

Maumere, Lintasnusanews.com – Anggota DPRD Sikka NTT darti Fraksi Hanura, Wenseslaus Wege membantu pembayaran uang sekolah 13 orang siswa SDK Kloangaur, Desa Watudiran Kecamatan Waigete. Dari 13 siswa tersebut, salah seorang siswa diantaranya dibayar penuh selama tiga tahun karena tidak mampu membayar uang sekolah.

Pria yang akrab disapa Wens itu menuturkan, keluhan warga ini diperolehnya saat mengikuti HUT RI ke-76 lalu di SDK Kolangaur. Saat acara kuis, para siswa diminta menyebut nama anggota DPRD Sikka dari Kecamatan Waigete.

“Pembayaran uang sekolah ini berawal dari kuis yang disamAnggota DPRD Sikka Fraksi Hanura Bayar Uang Sekolah 13 Siswa Kurang Mampupaikan MC saat HUT RI ke 76 di SDK Kloangaur. Dihadiri oleh perangkat desa dan kecamatan Waigete,”ungkap Wens Wege, Kamis (26/08/2021) kamis lalu.

 Wens menuturkan, salah satu siswa kemudian datang dan memegang tangan salah seorang anggota DPRD Sikka dan menyebut identitasnya. Siswa terseburt kemudian dihadiahkan tas sekolah. Sementara salah seorang siswa lainnya bernama Elisabeth menyebutkan nama lengkap dirinya sebagai anggota DPRD Sikka dan menyebutkan nama lengkapnya.

Wens kemudian memanggil Elis dan kepala sekolahnya berdiskusi terkait tunggakan uang sekolah siswa di SDK Kloangaur. Dari data tersebut ditemukan 12 siswa masih menunggak uang sekolah. Wens menyanggupi membayar tunggakan satu tahun, sementara Elis menerima hadiah pembayaran uang sekolah selama 3 tahun.

“Banyaknya siswa yang menunggak karena orangtua yang tidak mampu. Kepala sekolah menyampaikan ada 12 siswa yang menunggak uang sekolahnya. Maka saya merasa iba dan ingin membantu orangtua  12 siswa tersebut. Sedangkan satu siswa saya bayarkan untuk tiga tahun,“ jelas Wens.

Kepala Sekolah SDK Kloangaur Harap Anggota DPRD Sikka Membantu Sekolah Cabang Kilawair

Sementara Kepala sekolah SDK Kloangaur Hendrikus Seda mengaku, sudah 30 tahun mengajar di daerah terpencil baru pertama kali menyaksikan ketulusan anggota DPRD. Karena secara spontan dan iklas membantu anak-anak yang tidak mampu.

Hendrikus berharap, kekuarangan lain yang ada di sekolah yang dipimpinnya juga dibantu Anggota DPRD Sikka. Menurutnya, jumlah siswa saat ini sebanyak 186 orang. Sementara tenaga pendidik sebanyak 3 orang pegawai negeri dan guru honor sebanyak 9 orang.

Hendrik menuturkan, SDK Kloangaur memiliki cabang di Dusun Kilawair untuk mendekatkan pelayanan pendidikan masyarakat setempat. Namun hingga saat ini masih berlantai tanah dan berdinding bambu.

Oleh karena itu, Hendrikus menitipkan aspirasi melalui Anggota DPRD Sikka untuk memperhatikan sekolah cabang tersebut. Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Sikka dapat membangun gedung dan fasilitas yang nyaman serta penambahan tenaga pendidik berupa 60 kursi dan 35 meja.

“Sebagai kepala sekolah, saya merasa senang adanya sentuhan kasih dari seorang anggota DPRD yang dengan iklas membantu siswa dan orangtua di sekolah ini. Saya berharap selain bantuan ini juga bantuan diberikan kepada sekolah lain yang juga mengalami nasib yang sama seperti sekolah kaki (cabang) Kilawair,” harap Hendrikus.

Hal senada juga disampaikan Camat Waigete, Marianus Anti. Menurutnya, bantuan spontan dari Wenseslau Wege menjadi pintu masuk untuk mengetuk hati anggota DPRD Sikka lainnya daerah pemilihan Waigete.

“Saya berharap, selain adanya sentuhan kasih dari anggota DPRD ini, juga ada sentuhan kasih lainnya dari anggota DPRD kabupaten Sikka lainnya. Terkait  kondisi sekolah, berdasarkan regulasi yang sudah ada bahwa semua guru PNS yang ada di sekolah swasta akan ditarik ke sekolah negeri. Karna itu saya berharap pihak sekolah dan yayasan Sanpukat untuk merelakan sekolah ini dinegerikan. Saya sangat mendukung itu,” jelas Marianus.

Penulis: Karel Pandu

Editor: Ambros Boli Berani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya