oleh

PT Yasonus Akan Bangun Menara Telekomunikasi Kamuflase

Maumere, LNN – PT Yasonus Komunikatama Indonesia, akan membangun menara telekomunikasi kamuflase di wilayah Flores, NTT. Menara yang dibangun di sejumlah gedung Gereja itu, bekerjasama dengan pihak keuskupan dengan membuka Kantor Cabang di Kelurahan Wairotang, Maumere, Kabupaten  Sikka .

“Menara yang akan dibangun tingginya antara 27 meter sampai 65 meter. Seharusnya menara yang sudah ada sesuai keputusan bersama 4 menteri tahun 2008 harusnya sudah berakhir sehingga harusnya sudah dirubuhkan,” ungkap Presiden Direktur (Presdir) PT Yasonus Komunikatama Indonesia, Yamanotona Bazaro Lase, Kamis (08/08/2019) siang.

Secara spesifik jelas Yama, menara telekomunikasi yang akan dibangun dengan memanfaatkan menara-menara rumah ibadah seperti gereja. Pada menara gereja dibangun dengan metode khusus dan tidak merubah nilai estetika gereja.

Provider ini terangnya, akan dibungkus dengan fiber penangkap sinyal sehingga sama sekali tidak kelihatan. Semua gereja berpotensi untuk pemasangan menara provider ini.

“Tentunya akan meningkatkan pendapatan asli daerah dan terserapnya tenaga kerja. Kami memberikan kontribusi Rp.50 juta per tahun dan dibayarkan 10 tahun ke depan. Selain itu, untuk biaya operasional gereja akan kami bantu sebesar Rp.2 juta sampai Rp.5 juta per tahun dan akan kami bayar selama 10 tahun ke depan,” paparnya.

Dengan begitu kata Yama, akan bisa memberikan pendapatan juga bagi rumah ibadah.Selain itu, di setiap menara akan ada 3 tenaga kerja yang akan diberi gaji di atas upah minimum regional.

Perusahaan ini juga sudah mulai membangun di beberapa masjid di Indonesia dan sekarang akan masuk wilayah gereja. Ada 14 sinode gereja di Indonesia sudah menandatangani kerjasama dengan perusahaan ini.

“Di gelora Samador akan dibangun model Olimpic, menara berbentuk olahraga. Terus di bundaran bandara Frans Seda akan dibangun berbentuk pohon tapi lampu hias taman kota dan tidak berbentuk menara sama sekali,” ujarnya.

Menara kamuflase ini sudah dibangun di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta dan Medan.Dan ini di Indonesia bagian tengah akan dibangun di Maumere.

Rencana dua menara akan dibangun secepatnya di Maumere ucapnya di dua titik mulai bulan September 2019 nanti. Jangkauan sinyal telekomunikasi menara ini sejauh 10 kilometer.

“Tahun 2020 Kominfo akan membangun menara-menara baru untuk daerah-daerah terdepan dan terbelakang yang digratiskan untuk data internet agar masyarakatnya bisa melek teknologi,” bebernya.

Presdir mengatakan, dana investasi awal yang dikucurkan senilai Rp.1,5 triliun. Selain membangun menara telekomunikasi, perusahaan ini juga pembangunan pasar modern serta resort di Maumere.

“Ini yang membuat kami membuka kantor cabang wilayah NTT di kota Maumere sebab kami berpikir kenapa tidak dicoba mengambil peluang lain. Kami akan mencoba berinvestasi dari Maumere,” ujar pria yang akrab disapa Yama.

Sementara di Flores Timur perusahaan ini sebutnya, akan membangun pabrik pengalengan ikan.Menara kamuflase yang akan dibangun,ini lebih artistik dan ada SK 4 menteri mengenai menara bersama kamuflase.

Sementara itu, Pusat Pastoral (Puspas) Keuskupan Maumere, Rm. John Eo Towa, Pr mengatakan, pihak keuskupan telah bersepakat mendukung kegiatan ini dan mau bekerjasama dengan perusahaan ini. Para pastor juga merespon positif dan sedang menyediakan adiministrasinya untuk kegiatan ini.

“Kita akan bekerja bersama-sama dnegan perusahaan ini untuk kesejahteraan masyarakat dan umat,” ujar Romo John. (EDR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya