oleh

Honor Tahun 2020 Tak Dibayar, Relawan Covid19 Datangi Kantor Desa Gera Sikka NTT

Maumere, Lintasnusanews.com – Sejumlah relawan Covid19 Desa Gera Kecamatan Mego Kabupaten Sikka NTT mendatangi kantor desa setempat mempertanyakan honornya. Para relawan mengancam melaporkan Pejabat (Pj) Kades Gera, karena honor mereka selama tahun 2020 belum dibayar.

Sejumlah relawan yang merasa kecewa masing-masing Hidensius Giliardus, Paulus Kame dan Gaudensius Gili. Mereka hendak meminta klarifikasi statemen Pj Kades Gera, Antonius Toni karena kepada media sang kades mengaku telah melunasi honor relawan.

“Hari ini kami mau menunggu Pj untuk meminta pertanggungjawabannya. Atas upah relawan Covid selama masa Covid tahun 2020 yang belum dibayar. Sementara kepada media, dia mengaku kalau relawan sudah dibayar semua,” ungkap Paulus dihadapan puluhan warga Desa Gera.

Paulus menuturkan, sejumlah relawan yang sempat meminta honornya, sang kades menghindar dan mengaku telah ada perubahan SK relawan. Padahal sejak awal Covid19 dan dibangun posko di desa setempat, para relawan telah bekerja siang dan malam.

Paulus mencontohkan, salah seorang mahasiswa yang bekerja sebagai tenaga relawan tidak pernah dibayar. Padahal tengah malam pun diperintahkan untuk bekerja melakukan pengawasan di wilayah Desa Gera.

Hal senada disampaikan Hidensius Giliardus yang mengaku mengetahui kerja keras para relawan di posko yang dibangun depan rumahnya.  Menurutnya, meskipun tanpa absensi saat relawan bertugas, namun loyalitas relawan terlihat langsung olehnya.

Hidensius mengaku, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang berada di Desa Gera justru mendapat jatah dana Covid19. Padahal para ASN bukan sebagai relawan, sehingga hal ini menjadi pertanyaan para relawan dan warga.

“Kami warga merasa heran. Relawan yang bekerja siang dan malam selama masa Covid tidak dibayar. Tetapi para PNS yang tidak bekerja sebagai relawan justru diberi uang. Contohnya, salah satu PNS mengaku kaget menerima uang yang diberikan Pj. Ketika ditanya uang yang diberikan itu, Pj malah menjelaskan PNS juga bagian dari warga masyarakat yang terdampak,” ungkap Hidensius.

Relawan Covid19 Desa Gera Ancam Laporkan Penjabat Kades ke Polisi

Sementara seorang relawan lainnya, Gaudensius Gili mengungkapkan, tidak hannya honor relawan Covid19 yang tidak dibayar. Dana BLT juga belum dibayar tuntas, dengan alasan uangnya habis.

Sehingga Gili menilai, formulasi kalimat yang disampaikan penjabat Kades Gera, hanya membuat kekecewaan bagi masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat akan tetap meminta haknya yang belum terbayarkan.

“Kami masyarakat akan tetap datang meminta hak-hak kami. Karena ini uang negara yang diberikan kepada masyarakat. Jika Pj tetap tidak memberikan uang itu, maka kami akan melaporkan kepada pihak kepolisian,” ujar Gili.

Baca juga: Dituding Caplok Dana BLT Warga, Ini Penjelasan Pejabat Kades Gera Sikka NTT

Penjabat Kades Gera Antonius Toni sebelumnya kepada Lintasnusanews.com mengaku, honor semua relawan Covid19 telah dibayar sesuai kinerja. Sementara terkait dana yang diberikan kepada ASN atau PNS, Toni mengaku telah sesuai dengan perubahan SK kedua yang diterbitkannya.

“Semua relawan Covid sudah saya bayar semuanya. Hal itu terbukti dengan tandatangan saat penerimaan uang tersebut. Bukan cuma itu, saat penerimaan uang relawan itu juga disertai dengan dokumen berupa foto,” ungkap Kades .

Aksi protes yang dilakukan para relawan Covid19 dan warga Desa Gera ini berakhir kecewa, karena Pj Kades Gera Antonius Toni tidak berada di tempat. Tak hanya Pj, para pengurus desa dan Badan Perwakilan Desa (BPD) juga tidak satupun terlihat hadir untuk menerima keluhan warga. (rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

Berita Lainnya